Bibit Pohon Pelindung Pantai Padang Banyak yang Mati

Penulis -

Senin, 22 Juli 2019 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pohon pelindung yang ditanam dalam program sejuta pohon di sepanjang pantai Padang, Padang, banyak yang mati meranggas.

“Banyak juga yang dibawa gelombang,”sebut warga setempat.

Dari pantauan di Padang, Senin (22/7), ribuan bibit pohon itu hanya sebagian kecil saja yang masih bertahan dan tumbuh, sementara yang lain mengering. Selain itu, banyak pula bibit pohon itu yang dihanyutkan ombak karena gelombang tinggi yang terjadi seminggu terakhir.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Penanaman cemara udang dalam program sejuta pohon tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi potensi bencana di daerah. Pohon jenis itu ditengarai bisa menjadi “benteng alami” yang bisa menahan gelombang tsunami sehingga tidak langsung mencapai daratan dan pemukiman warga.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sumbar yang rawan gempa dan menyimpan potensi tsunami menjadi salah satu pusat pelaksanaan program itu. Ribuan pohon telah ditanam pada tujuh kabupaten dan kota yang berada di pinggir pantai. Menurutnya, program itu akan terus dilanjutkan hingga cemara udang itu bisa tumbuh dan benar-benar menjadi benteng bagi daratan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman mengatakan, bibit pohon itu masih bisa disisip kembali agar tumbuh sesuai dengan harapan. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB