Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

BI Prediksi Beberapa Faktor Ini Jadi Penyebab Tekanan Inflasi di 2020

Dibaca : 201

Padang, Prokabar — Adanya perkiraan kenaikkan harga minyak internasional dinilai berpotensi memberikan tekanan pada inflasi pada 2020.

Kanaikkan harga minyak dunia yang bakal ditransmisikan ke Bahan Bakar Minyak (BBM) domestik berdampak pada kelompok bahan pangan dan transpor.

“Pengaruhnya nanti karena kenaikkan ongkos transportasi dan ekspektasi inflasi,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Padang, Wahyu Purnama pada Prokabar, Minggu (8/12)

Berdasarkan catatan Bank Indonesia, laju inflasi Kota Padang dan Bukittinggi. tahun kalender sampai November 2019 masing-masing 1,65 persen dan 1,32 persen.

Sedangkan laju inflasi Kota Padang pada November 2019 terhadap November 2018 tercatat 1,81 persen. Sementara Bukittinggi sebesar 1,74 persen.

Selain terpapar harga minyak dunia, lanjut Wahyu, terdapat sejumlah faktor lain yang bakal memengaruhi inflasi tahun depan antara lain rencana kenaikkan cukai rokok.

Kebijakan kenaikan beberapa tarif yang diatur pemerintah. Gejolak harga karena pergeseran pola tanam, gangguan jalur distribusi bahan pokok.

“Kemudian yang tak kalah penting adalah karena adanya faktor perubahan iklim,” terangnya.

Kendati demikian, ia optimis inflasi masih tetap terkendali. Perkiraan inflasi di 2020 berada di kisaran 3,0 persen-3,1 persen.

Optimisme itu, menurutnya, sejalan dengan dukungan kebijakkan dan koordinasi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan.

“Tentu khususnya dalan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat kabupaten/kota di Sumbar,” ujarnya. (tds)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top