Beruang Muncul di Kelok 35, BKSDA Resor Agam Cek Lokasi

Penulis -

Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Jajaran BKSDA (Balai Konservasi dan Sumbar Daya Alam) Resor Agam melakukan pengecekan, terkait kemunculan satwa beruang madu (Helarctos malayanus) di kelok 35 Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Minggu (18/10) lalu. Tim BKSDA melaksanakan klarifikasi dan pengecekan ke lapangan di lokasi satwa langka tersebut dilaporkan muncul.

Berdasarkan hasil klarifikasi, wawancara saksi mata dan hasil identifikasi lapangan, diketahui satwa tersebut muncul di jalan pemukiman masyarakat Jorong Kuok Tigo Koto nagari Matur Mudiak, pada Senin (05/10) sekira pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Berdasarkan hasil klarifikasi dan identifikasi lapangan, kami menemukan dan melihat tanda-tanda keberadaan beruang madu berupa jejak kaki, cakaran dan lainnya di lokasi tersebut,” ungkap Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra, Selasa malam (21/10).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Hasil identifikasi lapangan diduga satwa hanya melintas dari kawasan hutan lindung yang berjarak radius 1 Km. Dan pada saat pengecekan tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan satwa (Cakar, jejak, kotoran) di sekitar pemukiman warga setempat.

BKSDA sendiri baru mengetahui informasi adanya video berdurasi 42 detik kemunculan Beruang Madu di media sosial. Beruang terlihat berada di lokasi jalan beton Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudia. Kemudian warga berlari ke area pesawahan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Terkait adanya kemunculan satwa ini, kami menghimbau kepada warga agar tetap berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di ladang ataupun disawah. Melaporkan sesegera mungkin kepada pihak berwajib atau BKSDA jika menemukan tanda-tanda maupun penampakan satwa liar di sekitar tempat tinggal,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB