Pasaman, Prokabar — Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Resor Pasaman memasang perangkap beruang. Perangkap ini dipasang di Simpang Jorong Koto Baru Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara.
“Ini dalam upaya penanganan satwa jenis beruang madu yang mendekati pemukiman warga,” kata Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade Putra.
Diakui Ade, penanganan yang dimaksud ialah mengantisipasi keselamatan warga dari ancaman serangan.
“Sebelumnya kami melakukan identifikasi dan pemantauan lapangan sejak hari Rabu (8/1) lalu, Tim BKSDA menemukan tanda-tanda keberadaan yang menyerupai jejak dan cakaran satwa beruang madu yang berada di pemukiman warga setempat. Makanya dipasang perangkap untuk mengamankan dan mengevakuasi satwa tersebut menjauhi pemukiman warga untuk dikembalikan ke habitatnya,” kata Ade Putra.
Salah seorang Polisi Hutan (Polhut) BKSDA Resor Pasaman, Mawardi menyebutkan beruang madu ini, belakangan sering masuk ke areal perkebunan warga setempat.
“Beberapa waktu belakangan ini satwa tersebut kerap muncul di areal perkebunan warga, bahkan memasuki pekarangan rumah dan kandang ternak ayam warga. Setidaknya ada 8 ekor ternak ayam warga dilaporkan mati dimakan satwa tersebut,” terang Mawardi.
Beruang madu itu juga merusak beberapa tanaman dan kandang ternak warga.
“Akibatnya warga menjadi khawatir akan kemunculan satwa itu. Makanya Tim BKSDA selanjutnya memasang satu unit perangkap untuk mengamankan dan mengevakuasi satwa tersebut,” tukas Mawardi. (Ola)
















