Bertekad Punya Kampung KB, Koto Panjang Lakukan Sosialisasi

Penulis -

Sabtu, 6 Maret 2021 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Keinginan Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur untuk memiliki Kampung KB semakin menggebu-gebu. Menindaklanjuti pertemuan awal pada November 2020 lalu, Jumat (5/3) dilaksanakan sosialisasi lanjutan kepada berbagai stakeholder.

Menghadirkan pegiat Kampung KB, Maryulis Max, Koto Panjang mengundang berbagai OPD terkait untuk mendapatkan dukungan pembentukan Kampung KB ini.

“Kita benar-benar berkeinginan memiliki Kampung KB mandiri guna memparipurnakan prestasi-prestasi yang telah diraih selama ini untuk masa yang akan dating. Terlebih lagi dalam kegiatan KKG PKK Bangga Kencana Kesehatan yang selalu mensyaratkan harus adanya Kampung KB untuk bisa menjadi yang terbaik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Lurah Koto Panjang, Icip Harianto, S.Th.I di acara yang digelar di aula lantai II kantor lurah tersebut.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kendati harus membentuk Kampung KB mandiri, kata Icip, bagi masyarakat tidak masalah. Lantaran dukungan penuh dari LPM dan organisasi kemasyarakatan lainnya, siap mewujudkan Kampung KB ini secara swadaya.

“Kita juga sudah menyiapkan Guguk Gadang di RT III sebagai lokasi rumah data kependudukan sebagai persyaratan adanya Kampung KB ini. Di sini, lebih dulu telah berkembang kegiatan literasi yang digerakkan TBM Sahabat Bukit Tui,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Sosial PPKB PPPA, Netti Herawati, SH mendukung rencana ini. Pihaknya akan mengupayakan dukungan dalam bentuk anggaran, jika memang BKKBN tidak lagi mengakomodir pembentukan Kampung KB selain di daerah berkasus stunting.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Secara kriteria umum dan khusus, Koto Panjang layak menjadi Kampung KB. Ada dukungan pemerintah, berada di perbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar, ada kader penggerak, dan kepadatan penduduk, bisa dijadikan landasan dibentuknya Kampung KB ini,” papar Maryulis Max menimpali.

Poin penting keunggulan Koto Panjang, katanya, disaat Kampung KB lain dibentuk secara top down, Koto Panjang muncul secara bottom up. “Ini akan menjadi nilai plus, bila benar-benar digarap serius. Butuh komitmen dan kebersamaan guna mewujudkan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

OPD-OPD lain yang turut hadir di acara ini juga menyampaikan dukungannya. Seperti Dinas Perkim LH, Disdukcapil dan lainnya, termasuk pihak kecamatan.

Sebagai informasi, saat ini, Kampung KB tidak lagi disebut Kampung Keluarga Berencana tapi Kampung Berkualitas. Program ini pertama kali dicanangkan Presiden Jokowi pada 14 Januari 2016 di Mertasinga, Cirebon, Jawa Barat. Padang Panjang sudah memiliki tiga Kampung KB, yaitu Kampung KB Kubu Gadang, Kelurahan Ekor Lubuk, Kampung KB Koto Katik, dan Kampung KB Lembuti, Kelurahan Tanah Hitam. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB