Tanah Datar, Prokabar – Komoditas serai wangi yang dikembangkan Kelompok Tani Serai Wangi Rizqullah di Kabupaten Tanah Datar, diminati pengusaha luar negeri. Beberapa pengusaha dari beberapa negara juga telah berkomunikasi dengan ketua kelompok tani untuk mendapatkan hasil penyulingan serai wangi tersebut.
“Sebagai salah satu komoditi ekspor dan sedang jadi primadona, beberapa negara seperti Perancis, Turki, China, dan Jepang sudah menghubungi kami,” kata Syamsinir, Ketua Kelompok Tani Serai Wangi Rizqullah.
Akan tetapi, permintaan tersebut belum dapat terpenuhi lantaran produksi yang masih sedikit. Sementara untuk permintaan lokal saja pihaknya sudah kewalahan.
Menurut Syamsinir yang juga menjabat sebagai Danramil 07 Rambatan dengan pangkat kapten tersebut, keterbatasan produksi juga disebabkan oleh keterbatasan lahan untuk penanaman serai.
Untuk saat ini, ia mengatakan pihaknya terus berupaya memotivasi masyarakat untuk menanam serai wangi sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.
“Kami terus memotivasi petani agar bertanam serai wangi. Sebab pasarnya sangat terbuka dan permintaan cukup tinggi,” ujarnya.
Dengan bertanam serai wangi, ia bersama kelompoknya optimis petani akan memperoleh penghasilan rutin setiap bulannya.
“Apabila seorang petani memiliki tanaman serai sebanyak 3.000 lobang, maka ia sudah bisa berpenghasilan Rp7 juta hingga Rp8 juta dalam rentang waktu 40 hari” ujarnya
Syamsinir menambahkan bertani serai wangi merupakan prospek yang menjanjikan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.(eym)
















