Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Bertambah 6 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid 19 di Tanah Datar Tembus 404 Orang

Dibaca : 108

Tanah Datar, Prokabar – Orang terinfeksi Covis 19 di Tanah Datar kembali bertambah pada Selasa (3/11). Dinas kesehatan setempat menginformasikan, terjadi penambahan sebanyak 6 orang, dan nihil angka kesembuhan.

Penambahan kasus terkonfimasi tersebut berasal dari beberapa nagari dan kecamatan, diantaranya 2 orang dari Jorong Simpurut Nagari Simpurut Kecamatan Sungai Tarab, 1 orang dari Jorong Tigo Tumpuak Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo, 1 orang dari Jorong Kampung Baru Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum, 1 orang dari Jorong Tago Palange Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo, dan 1 orang dari Jorong Padang Laweh Malalo Kecamatan Batipuh Selatan.

“Berdasarkan laporan dari laboratorium, ibertambah 6 orang, dan tidak tercatat adanya yang sembuh,” ujar Kabid P2P Dinkes Tanah Datar, melalui Bagian Humas Setdakab Tanah Datar, Muharwan.

Dengan adanya penambahan kasus, maka sampai saat ini data rekapan akumulasi kasus konfirmasi mencapai sebanyak 404 orang, 240diantaranya sudah sembuh dengan hasil negatif. Meninggal dunia tercatat masih sebanyak 12 orang, suspek 27 orang, probable 2 orang dan pelaku perjalanan 25 orang.

Sementara, angka kesembuhan di Tanah Datar sampai saat ini masih tergolong cukup tinggi, meski terjadi penurunan persantese kesembuhan dibandingkan 1 november kemarin yang mencapai 60,35%. Dengan bertambahnya kasus, persentase kesembuhan yang sebelumnya naik kini turun menjadi 59,4%. Sedangkan angka kematian 2,97%.

Meski demikian, Guna menekan angka penyebaran Covid 19, pihaknya tetap menghimbau masyarakat untuk patuh menerapkan 3 M saat beraktifitas. Menghindari perjalanan kedaerah terkonfirmasi juga digaungkan, meski seluruh Kabupaten di Sumatera Barat saat ini tidak ada lagi yang terbebas dari Covid 19.

Roza melanjutkan, jika sulitnya menekan angka penyebaran Covid 19 tak lain karena masih adanya masyarakat yang tidak percaya dengan virus ini. Selain itu, juga ditemukan masyarakat yang menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mengundang keramaian, hingga engga melakukan swab tes meski kontak erat dengan orang terkonfirmasi.

“Masih ada juga keramaian, ini beresiko. Ada juga masyarakat yang enggan memeriksakan diri mereka, padahal mereka kontak erat dengan orang terkonfirmasi dan mereka tidak mau swab. Itu masih kita temukan. Jadi kejujuran sangat kita perlukan untuk memutus mata rantai covid 19 di Tanah Datar,” tutup Roza.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top