Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Bertambah 5 Orang Positif Covid-19 di Tanah Datar, 1 Diantaranya Pejabat Daerah

Dibaca : 153

Tanah Datar, Prokabar – Sempat Zero penambahan pada senin kemaren, pada selasa (24/11), Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang kembali menginformasi penambahan orang terinfeksi Covid 19 sebanyak 5 orang di Tanah Datar. Dengan adanya penambahan ini, total orang terinfeksi Covid 19 telah mencapai 562 orang.

“Penambahan konfirmasi positif sebanyak 5 orang dan sembuh nihil,” tulis Kabid P2P Dinkes Tanah Datar, Roza Mardiah melalui Bagian Humas Setdakab Tanah Datar.

Data orang terkonfirmasi positif itu diantaranya seorang ASN dilingkungan Pemkab Tanah Datar dan bermukim di Jorong Piliang Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum, satu orang pekerja swasta yang merupakan warga Jorong Baruah Bukik Nagari Andaleh Kecamatan Sungayang, ibu rumah tangga, warga Jorong Jambak Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh, seorang pensiunan, warga Perumahan Arai Pinang Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum, dan seorang perempun pekerja swasta, warga Jorong Padang Jaya Nagari Salimpaung Kecamatan Salimpaung.

Sementara, rekapan akumulasi kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 562 orang, dimana 365 sudah sembuh dengan hasil negatif, dan meninggal dunia sebanyak 18 orang. Sementara suspek juga tercatat sebanyak 19 orang, probable 2 orang dan pelaku perjalanan 23 orang.

“1 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUD Pariaman, 4 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 9 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 11 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 4 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 1 orang dirawat di RS Unand Padang, 5 orang karantina di PPSDM Baso, dan 138 orang isolasi mandiri,” tutupnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Tanah Datar telah mengirimkan sampel spesimen ke Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang yang terhitung sampai tanggal 23 November sebanyak 5.939 spesimen. Sedangkan hasil dari seluruh sampel itu, telah diterima sebanyak 5.900 sampel.

Dengan demikian, bertambahnya kasus secara otomatis akan menambah sampel yang dikirimkan dari hasil tracing kontak erat dari pasien yang terkonfirmasi. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top