Padang, Prokabar – Masa sebelum dan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, belum ada perbaikan berarti dalam hal pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.
Ini lah yang mendasari faktor pemberdayaan masyarakat agar dapat lebih produktif dan mendapatkan pendapatan dari hasil pertanian, perkebunan hingga perikanan.
Ini juga yang mrnjadi salah satu fokus perhatian Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Evi yang berasal dari daerah pemilihan Kota Padang, atau Sumbar satu, pada pileg April 2019 lalu, melakukan reses secara maraton selama satu hari di tak kurang tujuh lokasi yang keseluruhannya adalah padang pinggir kota.
Salah satunya adalah di kawasan padayo, RT 02 Rw 12, Kelurahan Indaruang. Di kawasan yang menjadi bagian dari kecamatan Lubuk Kilangan ini, Evi Yandri menyerahkan 40 ekor ayam kampung petelur kepada KWT Padayo Saiyo.
Kelompok Wanita Tani ini memiliki 18 anggota, dimana seluruhnya memiliki aneka ragam tanaman keluarga atau tanaman pekarangan yang cukup produktif, seperti buncis, jahe, jahe merah, cabe rawit, kacang panjang, cabe merah, buah pala, asam kesturi dan lainnya.
Pemberian 40 ayam kampung petelur secara simbolis, dimana selanjutnya akan diberikan secara total 400 ayam kampung petelur kepada Kelompok Wanita Tani ini, cukup memotivasi anggota KWT untuk semakin produktif.
Sesaat usai diserahkan, ayam petelur tersebut, langsung dimasukkan ke dalam kandang yang memang telah dimiliki oleh salah seorang anggota KWT dengan luas empa kali tujuh meter.
Evi Yandri berharap, seluruh anggota KWT terus berkordinasi selama pemeliharaan, sehingga nantinya dapat dicarikan solusi jika terdapat kendala selama pemeliharaan ayam petelur yang merupakan hasil dari balai penelitian di Bogor, Provinsi Jawa Barat.
“Saya berharap benar – benar ada keseriusan dari KWT Padayo Saiyo dalam pengembangan ayam petelur. Ayamnya ini ayam kualitas unggul, dari balai penelitian di bogor, untuk pakannya murah, sehingga kami berharap anggota KWT hanya memanfaatkan telur ayam untuk diambil hasilnya, dan bukan ayamnya yang dimanfaatkan untuk dijual,” sebut Evi Yandri sedikit berkelakar, yang disambut gelak tawa anggota KWT yang semuanya merupakan ibu rumah tangga.
Selain itu, Wakil Ketua Komisi Satu DPRD Sumbar ini, menyampaikan rencana seputar kepariwisataan, terutama dalam pengembangan wisata Goa Padayo, yang juga dapat diiringi dengan beberapa lokasi wisata seperti gua aie ilang dan ngalau kambiang masih di sekitar padayo tembus ke lubuak paraku.
Salah satu rencana terkini adalah membawa sebagian dari warga padayo ambil bagian dalam studi tiru ke lokasi desa sadar wisata di Provinsi Bali.
Pembina KWT Majid, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Evi Yandri, dan berjanji akan sebaik-baiknya menjalankan usaha ternak ayam petelur ini, agar benar-benar termanfaatkan dengan baik oleh seluruh anggota KWT Padayo Saiyo.
Selain kepada KWT Padayo Saiyo, bantuan indukan ayam kampung petelur yang dialokasikan oleh Evi Yandri Rajo Budiman, melalui dana Pokok-Pokok Pikirannya ini, bantuan ayam kampung petelur serupa juga diserahkan kepada KWT di kelurahan Kalumbuk, dan juga KWT Palarik City di kawasan palarik air pacah.
Ketua KWT di kalumbuk, Melly, mengapresiasi bantuan ayam kampung petelur ini, dan berharap membantu menambah pendapatan anggota KWT yang berjumlah 36 orang.
Terpisah, Alzefri, yang menjembatani pemberian bantuan kepada kelompok wanita tani Palarik City, di kawasan palarik, kelurahan Air Pacah, meyakini, semangat untuk berusaha di bidang peternakan ayam kampung kembali hidup ditengah-tengah anggota KWT, dengan adanya bantuan stimulan ayam kampung petelur ini.
Ayam Kampung Petelur dialokasikan Evi Yandri melalui dana pokok-pokok pikirannya melalui Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat. (Adh)
















