Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Berbahasa Baik Belum Tentu Benar, Pelaku Usaha Digital Printing dan Awak Media Dibekali Ilmu Bahasa

Dibaca : 122

Pasaman, Prokabar — Pelaku usaha digital printing di Pasaman dibekali pengetahuan bahasa oleh Pemerintah Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan Informasi. Tak lain, mereka para pelaku usaha yang kerap berhubungan dengan tatanan kata saat membuat baliho, bisa lebih baik dan benar dalam menggunakan bahasa atau ejaan.

“Bahasa adalah alat komunikasi, kalau salah-salah, bisa lain arti dan tujuan maknanya. Dalam pelatihan ini kita fokuskan pada penggunaan bahasa Indonesia di media luar ruangan bagi pengusaha digital, perwakilan organisasi awak media dan instansi pelayanan Pemkab Pasaman,” kata salah satu pejabat Dinas Komunikasi dan Informasi, Budhi Hermawan, usai membuka pelatihan, Senin (25/11).

Diakui Budhi, minimnya pengetahuan bahasa oleh para pelaku usaha atau awak media dan instansi pelayanan di OPD Pasaman, tidak terturup kemungkinan sering terjadi kekeliruan dalam ejaan bahasa maupun pengunaan tanda baca.

“Kegiatan ini cukup penting dan strategis, karena akan banyak ilmu yang diperoleh, guna dapat diaplikasikan dalam bidang usaha dan pekerjaan yang peaerta tekuni sehari-hari,” ujar Budhi.

Di sisi lain, pantauan Prokabar.com, acara ini diisi langsung oleah Dr. Eva Krisna, M.Hum, tenaga penyuluh UPT Balai Bahasa Sumbar, dengan materi ejaan bahasa Indonesia, sesuai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI).

Salah satu peserta seminar, Afzal Edhy Nasution mengungkapkan ajang ini memberikan motivasi dan pembelajaran bernilai positif bagi peserta yang hadir.
Hal senada juga diakui Amex salah satu pengusaha digital printing, bahwa selama ini banyak melakukan kekeliruan dalam penulisan narasi di baliho, spanduk dan banner, yang dicetak digital printing miliknya.
“Dengan acara ini, akan menambah pengalaman dan memperkaya wawasan kami,” tukas Amex. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top