Daerah

Bendera Terpasang Setiang Penuh, Disdikbud Pessel tak Gubris Imbauan Mansesneg

Pessel, Prokabar – Pemerintah pusat telah menetapkan hari berduka nasional dan mengajak masyarakat mengibarkan bendera setengah tiang atas penghormatan kepada Presiden ke-3 Indonesia.

Imbauan ini disampaikan lewat surat Nomor B-1010/M.Sesneg/Set/TU.0 yang ditandatangani Mensesneg Pratikno.

Surat itu ditujukan kepada para pimpinan lembaga negara, Gubernur Bank Indonesia, para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, kepala daerah, hingga perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Ajakkan itu tampaknya tidak diindahkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesisir Selatan (Pessel), betapa tidak telihat bendera merah putih itu tidak dipasang dengan setengah tiang.

Padahal surat edaran sudah jelas mengitruksikan. Dan aturan pengibaran bendera setengah tiang di Indonesia diatur dalam Pasal 12 ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Pantauan Prokabar.com Jumat (13/9). Pagi, terlihat bendera merah putih dengan gagah berkibar setiang penuh di depan kantor Disdikbud, tak ada seorang petugas yang tau soal itu.

Dan terlihat sejumlah ASN hanya lalu lalang didepan kantor tersebut, sayangnya tidak ada satu orangpun yang peduli dengan soal bendera yang telah terpasang satu tiang penuh.

Bendera terpasang setiang penuh itu Sempat viral di akun Facebook milik Indra Fanshuri yang bertulisan, “entah lupa entah sengaja, disaat negara sdg (sedang) berduka setelah kehilanga (kehilangan) bapak demokrasi Habibie, menteri sekretaris negara mewajibkan setiap kantor pemerintah dan rumah warga memasang bendera setengah tiang, lain dengan Dinas pendidika (pendidikan) memasang bendera penuh. Sengaja atau lupa???? Atau tdk (tidak) mengindahkan imbauan menteri???.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Zulkifli mengatakan, pihaknya tidak mungkin tidak tau atau petugas lupa atau disengaja.

“Tidak mungkin Dinas Pendidikan tidak tau atau mungkin petugas pemasangan benderanya yang tidak tau, “ujarnya.

Setelah dikonfirmasi kepada petugas, kata Zul, ternyata benar lupa dan bendera tersebut sudah dipasang setengah tiang kembali.

“Ya, benar petugas kita lupa dan benderah tersebut sudah dipasang setengah tiang kembali,” tutupnya.(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top