Lubuk Basung, Prokabar – Serangkaian bencana alam secara beruntun terus melanda Kabupaten Agam.
Sejak beberapa minggu ini hampir di seluruh kecamatan terjadi bencana pohon tumbang dan tanah longsor. Namun kali ini banjir merambah sejumlah nagari.
Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito mengungkapkan, setelah mendapat laporan bencana tanah longsor dan banjir di Nagari Sungai Batang, selanjutnya laporan susulan secara beruntun masuk di sejumlah wilayah.
Seperti tanah longsor menutup ruas jalan Jorong Pauah, Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur. Akses jalan tidak bisa dilewati.
“Material longsor menutupi akses jalan kabupaten sepanjang 10 meter dengan ketinggian mencapai 2,5 meter. Akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan dan terpaksa pengendara mengambil jalur alternatif. Akses jalan dialihkan ke Parik Panjang,” terangnya Selasa (28/3).
Pihak BPBD Agam telah berkoordinasi dengan Pemerintah Nagari untuk pendataan dan berkoordinasi dengan PUTR Kabupaten Agam untuk melakukan pembersihan material tanah longsor.
Bencana lainnya terjadi pohon tumbang di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara.
Pohon Tumbang di Batu Hampa, Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung dan di Jorong Balai Ahad Nagari Lubuk Basung.
Banjir dan Tanah Longsor di Jorong Batuang Panjang Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Longsor di Jorong Panta Pauh dan Jorong Taruyan, Kecamatan Matur dan Banjir Bandang di Jorong Galadu Kecamatan IV Koto. Longsor di Batu Apik, Kecamatan Malalak.
“Pembersihan material pohon tumbang dan tanah longsor, kita masih menunggu alat berat yang saat ini masih melakukan pengerjaan pembersihan material longsor di lokasi sebelumnya,” pungkas Bambang Warsito. (rud)
















