Belasan Kecamatan di Pesisir Selatan Listrik Padam, Ini Penyebabnya

Penulis -

Senin, 2 Maret 2020 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Sebelas Kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, listrik padam, akibat tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Garduk Induk (GI) di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas, disambar petir, pada Senin (2/3) 2020, sekitar pukul 17.30 WIB.

Sebelas kecematan tersebut yakni, Kecamatan Batangkapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir dan Linggo Sari Baganti.

Selanjutnya, Kecamatan Air Pura, Pancuang Soal, Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, BAB Tapan, Lunang dan Silaut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Matinya listrik PLN bersamaan dengan kerasnya suara petir menggelegar di atas langit ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ itu. Seketika lampu padam dan sebelas kecamatan gelap gulita. Warga pun takut ke luar rumah lantaran banyak kilat dibarengi dengan suara petir menggelegar.

Salah seorang warga Sutera Dodi (43) mengaku, terkejut dengan dentuman petir yang seakan menyambar rumahnya. Namun beruntung seisi rumah tidak ada yang tersambar petir, sebab saat melihat keluar rumah ternyata lampu mati semua. “Mungkin gardu PLN yang tersambar petir,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Benar, SUTT 150 kV Garduk Induk (GI) untuk Kambang disambar petir. Jadi akibat itu, suplai listriknya mati,” ungkap Manager PLN Rayon Painan Harmenjoni kepada wartawan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia menjelaskan, kondisi itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, saat cuaca ektrim disertai petir melanda daerah setempat. SUTT yang tersambar petir terletak di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas.

“Saat ini GI Kambang sedang melakukan pengecekan. Dan untuk sebelas kecamatan mengalami mati listrik dan belum bisa dipastikan kapan hidupnya, dan kami pun terus berupaya untuk memperbaiki aliran listrik bisa hidup kembali,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB