Pesisir Selatan, Prokabar – Sebelas Kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, listrik padam, akibat tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Garduk Induk (GI) di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas, disambar petir, pada Senin (2/3) 2020, sekitar pukul 17.30 WIB.
Sebelas kecematan tersebut yakni, Kecamatan Batangkapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir dan Linggo Sari Baganti.
Selanjutnya, Kecamatan Air Pura, Pancuang Soal, Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, BAB Tapan, Lunang dan Silaut.
Matinya listrik PLN bersamaan dengan kerasnya suara petir menggelegar di atas langit ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ itu. Seketika lampu padam dan sebelas kecamatan gelap gulita. Warga pun takut ke luar rumah lantaran banyak kilat dibarengi dengan suara petir menggelegar.
Salah seorang warga Sutera Dodi (43) mengaku, terkejut dengan dentuman petir yang seakan menyambar rumahnya. Namun beruntung seisi rumah tidak ada yang tersambar petir, sebab saat melihat keluar rumah ternyata lampu mati semua. “Mungkin gardu PLN yang tersambar petir,” ungkapnya.
“Benar, SUTT 150 kV Garduk Induk (GI) untuk Kambang disambar petir. Jadi akibat itu, suplai listriknya mati,” ungkap Manager PLN Rayon Painan Harmenjoni kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kondisi itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, saat cuaca ektrim disertai petir melanda daerah setempat. SUTT yang tersambar petir terletak di Kampung Jambak Pasar Kuok Batangkapas.
“Saat ini GI Kambang sedang melakukan pengecekan. Dan untuk sebelas kecamatan mengalami mati listrik dan belum bisa dipastikan kapan hidupnya, dan kami pun terus berupaya untuk memperbaiki aliran listrik bisa hidup kembali,” tutupnya.(min)
















