Daerah

Belasan Anggota DPRD Pasaman Terlambat, Saat Paripurna HUT RI Ke-73

Pasaman, Prokabar — Tipis ternyata rasa nasionalisme anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman. Begitulah, sindiran masyarakat umum yang hadir dalam rapat paripurna di DPRD Pasaman, Jumat (16/8).

Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu beragendakan mendengar pidato kenegaraan presiden, atas HUT ke-73 RI, bersama Pemkab Pasaman serta instansi vertikal di Pasaman.

Siapa sangka, lebih banyak pula kursi yang kosong dari pada terisi. Terlebih kursi para wakil rakyat Pasaman. Hanya beberapa kursi yang terisi.

“Miris memang, tak ada rasa nasionalisnya para oknum anggota DPRD ini. Tidak menghargai jasa pahlawan,” kata Surya Darma, salah seorang jurnalis senior di Pasaman.

Menanggapi hal ini, Yunelda Asra bersama M. Mardinal yang sempat hadir menjelaskan, ketidakhadiran rekan-rekan sesama anggota DPRD lainnya itu dikarenakan terjadi salah informasi oleh Bamus DPRD.

“Kawan-kawan lain, menerima undangan untuk mendengarkan pidato kenegaraan itu jam 10.00 WIB. Tahunya, jam 09.00 WIb, acara telah dimulai. Kawan yang lain bukannya tidak hadir, melainkan terlambat. Buktinya, usai mendengarkan pidato kenegaraan, paripurna selanjutnya dengan agenda penyampaian jawaban bupati atas pemandangan fraksi-fraksi terhadap empat Ranperda, telah memenuhi kuota. Sebanyak 27 orang dari 35 anggota DPRD hadir,” kata Yunelda.

Pantauan Prokabar.com, tidak saja kali ini, anggota DPRD Pasaman berulah. Sangat sering malahan. Mulai dari jarang hadir rapat paripurna, terlambat sampai-sampai terlibat realisasi anggaran dan perjalanan fiktif tahun 2016 dan 2017. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top