Ekonomi

Belajar Mengelola Penginapan Dari Rumah Pakan Kamih, Agam

Tilatang Kamang, Prokabar — Sumatra Barat disuguhi keindahan alam yang lengkap. Menjadikannya sebagai salah satu surga dunia touris mancanegara. Industri pariwisata menjadi andalan satu-satunya, agar peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat dapat terwujudkan.

Pergerakan industri pariwisata di Sumatra Barat ini mulai bergerak subur. Masing-masing daerah mulai berbenah dan meningkatkan pelayanan dan pembangunan infrastuktur. Baik dari destinasi wisata, penginapan maupun penggiat wisata lainnya.

Di Kabupaten Agam, tepatnya di Pakan Kamih, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, terdapat sebuah Villa dengan nama Rumah Pakan Kamis. Awalnya hanya rumah singgah, berupa homestay. Karena manajemen dan sistem pelayanan sangat baik, membuat penginapan dari sekelas tingkat lokal meningkat go internasional.

“Penginapan kita hingga 2020 nanti sudah terjadwal dan dibooking tamu. Kebanyakan dari Belanda, Jerman, Inggris, Australia dan Skorlandia,” ungkap Yusuf Siregar, Manajer sekaligus Marketing Rumah Pakan Kamih, kepada Prokabar.com akhir pekan lalu.

Penginapan ini milik daerah setempat. Bekerja di sebuah kapal asing. Karena sering membawa rekan kerja ke rumah, membuat sebagian besar mereka ketagihan untuk terus berkunjung dan berwisata. Rumah tersebut sangat asri dan tradisional. Dibangun dengan tembok lama, dan di tata rapi dilengkapi interior ruangan nan sangat indah.

Dari awal masuk ke pekaranganrumah saja, sudah disuguhi pagar dengan taman bonsai dan pohon bambu. Di luar terlihat sederhana, dilengkapi lampu minyak tanah. Terlihat pula kolam renang keluarga yang tidak terlalu besar.

Menuju depan rumah, pintu serta palang nama rumah seperti rumah-rumah di Eropa. Memasuki ruang tamu, langsung disuguhi pemandangan foto majalah iklan kepariwisataan dan kapal laut model lama. Di beberapa sudut terdapat motor Harley Davidson.

“Ya, rumah ini dikonsep dengab filosofi kapal laut sesuai karakter pemilik rumah,” terang Yusuf.

Terdapat tiga kamar, satu perpustakaan dilengkapi ruang baca, ruang khusus meeting dan ruang tamu model lama di bagian depan. Di bagian tengah, terdapat pula kolam ikan Koi cukup lebar dan dalam. Sebagai pelengkap keindahan tata ruang vila tersebut.

“Di belakang rumah juga terdapat dua unit vila lainnya. Di sini menyajikan panaroma dua gunung Sumatra Barat. Penampakan Gunung Merapi dan Gunung Singgalang saat pagi hari dan sore hari. Halaman pekarangan terdapat taman bunga, kolam pancing, rumah pohon dan sedikit padang rumput. Hamparan sawah masyarakat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” tuturnya.

Yusuf kembali menambahkan sistem pelayanan, Rumah Pakan Kamih terdapat belasan pelayan yang telah dilatih profesional. Cara pelayanan dan keamanan telah dibentuk dan tersistematis dengan baik.

Kebersihan dengan penyediaan tempat sampah sesuai lokasi telah ditentukan. Ruang meeting dan ruang makan yang tertata rapi. Sampai penyajian makanan yang higenis, sehat dan menarik.

“Yang terpenting dari sebuah penginapan atau homestay adalah cara melayani dengan penuh ketulusan dan kelembutan. Sarana prasarana lengkap, bersih, aman dan nyaman bagi wisatawan. Keindahan dengan berbagai seni tata rias ruangan yang berkarakter. Ditambah kasur dan bantal, dan kamar mandi bersih. Dilengkapi gantungan dan tempat sampah,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top