Bekerja dan Belajar dari Rumah bersama PT.CSP

Penulis -

Rabu, 29 April 2020 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Saat pandemi covid-19 melanda di Indonesia, bekerja dan belajar dari rumah sudah menjadi himbauan dan keharusan, apalagi dengan dilakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Semua urusan baik bisnis, pengetahuan, komunikasi, akses kerja, dan lainya mulai ramai dilakukan dari rumah.

Institusi pendidikan libur, baik perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah. Belajar dari rumah dan dipandu oleh beberapa aplikasi dan media sosial.

Bekerja dan rapat dari rumah juga diwarnai dengan aplikasi yang sangat banyak, mulai dari video call dengan whatsapp sampai dengan rapat dengan zoom.

Semua aplikasi tersebut mempunyai keterbatasan yaitu harus melalui akses internet.

Namun pernahkan kita memperhatikan untuk lokasi yang belum dapat sinyal internet ?

Nagari terpencil dan sangat jauh dari jangkuan sinyal internet juga punya mahasiswa, siswa dan pekerja yang juga diwajibkan untuk bekerja dan belajar dari rumah.

Saat ini PT. Citra Satelit Pratama dengan dikomandoi oleh mantan pimpinan Telkom Sumbar yaitu Setia Welly yang memilih pensiun dini dari perusahaan BUMN tersebut, mulai melakukan pembangunan akses internet di lokasi terpencil tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Mengatasi kewajiban bekerja dan belajar dari rumah, dalam waktu 2 bulan ini telah dibangun jaringan internet di 40 desa / nagari.

Seperti misalnya : Kab. Agam 4 lokasi (Pagadih, Mudiak Palupuh, dll ), Kab. Sijunjung 19 lokasi (Langki, Sibakur, Sisawah, dan lainnya), Mentawai 2 lokasi ( muara siberut), Kab.Lima Puluh Kota 9 lokasi (Gelugur, Koto Lamo, dan lain-lain), Kab. Pasaman 6 lokasi (Cubadak Barat Duo Koto, Muara Tais Mappat Tunggul, Kubu Baru Mappat Tunggul, dan lainnya).

Masih banyak nagari yang belum dapat dijangkau oleh PT. CSP, namun Welly mengupayakan agar semua nagari di Sumatera Barat mendapat akses internet.

Kabupaten Sijunjung bisa dikatakan adalah Kabupaten yang sudah tidak ada lagi nagari yang tidak dapat dijangkau oleh akses internet.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kita menunggu , kabupaten lain yang juga inginkan bebas dari keterisoliran nagarinya dari akses internet.” ungkapnya.

Kebetulan Setia Welly saat ini selain pebisnis juga merupakan dosen di IAIN Bukittinggi dengan mata kuliah Kewirausahaan.

Dengan latar belakang tersebut, Welly memadukan unsur pembangunan jaringan internet dengan bisnis. 40 Lokasi yang dibangun tersebut, bekerja sama dengan BUM Nagari dan pebisnis setempat dengan membuat Bisnis Wifi Community.

PT. CSP bersama BUM Nagari meminjam perangkat dari sebuah perusahaan swasta di Jakarta, yang mempunyai perangkat VSAT dan sistem voucher. Biaya pengiriman perangkat dan instalasi akan dibantu oleh BUM Nagari dan yang membuat bisnis Wifi Community tersebut. Instalasi akan dibantu oleh PT. CSP.

Hanya itu biaya yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini dan dengan demikian dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan terutama adanya akses internet di nagari yang belum mendapatkan sinyal hp dan akses internet tersebut. Biaya yang selama ini sangat mahal untuk membuat sebuah jaringan internet, dengan metode ini sangat murah sekali.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut Welly menjelaskan, voucher yang ditawarkan kepada masyarakat juga sangat murah. Dari voucher harga Rp.5.000 sampai dengan harga Rp.50.000. Sangat terjangkau oleh semua lapisan. Dengan bisnis voucher tersebut, selain dapat bisnis di nagari, juga menyediakan jaringan internet di daerah terpencil tersebut dan dengan internet dapat meningkatkan perekonomian nagari tersebut.

Selain untuk bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi covid-19, banyak akses yang dapat diperoleh antara lain kemudahan bertransaksi dengan internet banking, bisa membuat web nagari untuk memasarkan potensi nagari baik pariwisata maupun potensi makanan khas daerah dan dengan online bisa dipasarkan.

Welly berharap agar semua nagari yang membutuhkan sinyal internet dapat memanfaatkan moment yang sangat berharga ini. Demikian penjelasannya lebih lanjut. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB