Pasaman, Prokabar — Tiga setengah jam ditangani tim medis IGD RSUD Lubuk Sikaping, nasib Yan Asri (52), penumpang bus yang tersangkut kabel listrik karena duduk di atas atap bus berakhir tragis.
Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB, usai kejadian naas yang dialaminya sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (4/10).
Direktur RSUD Lubuk Sikaping, dokter Yong Marzuhili menjelaskan, korban tidak bisa bertahan melewati masa kritisnya lantaran mengalami luka robek yang diduga hasil benturan teramat kuat di bagian kepala kiri belakangnya.
“Kondisi kepala korban cukup parah. Mungkin karena saat tersangkut kabel, lalu korban yang berada di atas atap bus terpental ke aspal. Tim medis kami sudah memberikan pertolongan maksimal, namun Tuhan berkehendak lain. Korban meninggal dunia,” kata dokter Yong.
Sebelumnya, Yan Asri menaiki bus jurusan Duo Koto, Pasaman-Bukittinggi bersama sang anak, Ruslianto (30) dari daerah Andilan, Duo Koto. Karena penumpang penuh, Yan Asri nekat duduk di atas atap bersama satu orang penumpang lainnya.
Sesampainya di jalan Prof. Dr. Hamka, Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, korban tersangkut kebel yang melintang. Sementara penumpang lainnya berhasil mengelak.
Usai kejadian, bus Nopol BA 7079 RM yang dikemudikan Rahmat Akbar baru berhenti sekitar 30 meter dari titik kabel tempat korban tersangkut. Kini, seluruh barang bukti telah diamankan Satlantas Polres Pasaman. (Ola)
















