Pasaman, Prokabar – Belasan pemuda tampak siaga di Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Selasa (29/5). Masing-masing mereka memegang senapan angin kaliber 4,5 mm. Tatapan mereka fokus, seperti macan mengintai mangsanya.
Bila tepat saatnya, peluru di selonsong laras akan ditembakan dan melesat pada bidikan kertas di jarak 20 meter. Inilah kegiatan para bedilers di Pasaman pada umumnya. Kalaulah bulan Ramadhan, para penghobi menembak mulai bermunculan. Mereka latihan, untuk persiapan halal bihalal lebaran nanti.
“Sudah lebaran, kami pemuda di Lubuk Sikaping selalu mengadakan lomba menembak target. Pesertanya siapa saja boleh ikut mulai dari tua muda hingga ibu rumah tangga,” kata Rinal, salah seorang warga Tanjung Beringin yanh kerap jadi panitia lomba menembak halal-bihalal.
Pantauan Prokabar, ternyata kegiatan seperti ini sudah turun menurun dilakoni warga Kecamatan Lubuk Sikaping. Selain menjalin silaturahmi, kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi para penembak yang berprofesi sebagai petani.
“Tidak dipungkiri lagi, jika ia seorang petani sudah pasti punya senapan, untuk mengusir hama, apakah itu babi atau tupai. Melalui kegiatan ini, bisa meningkatkan keahlian petani dalam hal mengusir atau membasmi hama,” tutup Rinal. (ola)
















