Baznas Tanah Datar Distribusikan Zakat Masuk PTN dan Bedah Rumah

Penulis -

Selasa, 8 Oktober 2019 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Datar salurkan zakat bantuan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan bantuan program rehab rumah tidak layak huni di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (08/10).

Emrizal Dt. Hyang Basa, Ketua Baznas Tanah Datar mengatakan zakat yang disalurkan sebesar Rp. 85.325.000,- untuk 31 orang yang lulus di PTN dan Rp. 574.000.000,- untuk 28 orang program rehab rumah.

“Untuk bantuan pendidikan sudah disalurkan sebanyak Rp. 167 juta dengan rincian bantuan pendidikan ke Timur Tengah untuk 3 orang sebesar Rp. 30 juta, bantuan kuliah di dalam negeri sebesar Rp. 51,9 juta dan bantuan masuk PTN sebesar Rp. 85,325 juta. Sementara, untuk bantuan rehab rumah dalam bentuk penyediaan bahan bangunan masing-masing 2 orang per kecamatan senilai Rp. 20 juta,” katanya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

H. Emrizal menambahkan terjadi penurunan penerimaan zakat di Tanah Datar dan hal ini disebabkan adanya peralihan kewenangan pendidikan SLTA ke provinsi.

” Tahun 2019 maksimal bisa terkumpul sekitar Rp. 7 Miliar, sementara tahun-tahun sebelumnya diangka Rp. 9,8 Miliar dan Rp. 10,8 Miliar,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Disisi lain, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi kembali menyampaikan komitmen pemerintah daerah menyentuh kebutuhan masyarakat. Untuk pendidikan, pemerintah daerah sudah bertekad membantu biaya masuk PTN bagi siswa dari keluarga tidak mampu dengan program Gerakan Pembangunan Masyarakat Cerdas serta rehab rumah tidak layak huni dengan program Gerakan Pugar Rumah Masyarakat Tidak Mampu.

“Di awal kepemimpinan kami, begitu banyak permintaan secara langsung untuk bantuan pendidikan, biaya berobat dan bantuan usaha,” terang Irdinansyah.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Irdinansyah menurut data, terdapat sekitar 3.600 rumah tidak layak huni di Tanah Datar. Hingga tahun 2019 ini sudah dilaksanakan rehab rumah hampir 2.800 rumah, lebih kurang sebanyak 600 rumah tahun 2017, 1.000 rumah tahun 2018 dan 1.200 rumah tahun 2019.

“Menjelang berakhir RPJMD, masih ada sekitar 800 rumah lagi yang diupayakan untuk dibantu,” tutup Irdinansyah. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB