Daerah

Baznas Pasaman Ditunggangi Caleg, Kok Bisa?

Pasaman, Prokabar — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pasaman berulah. Mau saja ditunggangi oknum Caleg. sudah ribut orang sekampung dibuatnya. Prasangka tidak baik pun menyeruak di tengah masyarakat atas kinerja Ketua Baznas, Syafrizal. 

“Ada apa dengan Syafrizal, mau saja merealisasikan zakat didampingi Caleg yang ikut serta pula membagi-bagikan zakat dari Baznas. Atau Calegnya yang tidak punya modal, memanfaatkan uang zakat sembari kampanye, apa yang terjadi sebenarnya. Bisa hancur Pasaman karena orang-orang seperti ini,” kata Aulia, (33) salah seorang tokoh pemuda masyarakat Sibintaian, Jorong Kubu Baru, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapattunggul, Rabu (5/12).

Pantauan Prokabar.com, ributnya jagat raya Pasaman ini terjadi atas proses realisasi zakat yang dilakukan Baznas baru-baru ini. Baznas yang dipimpin Syafrizal merealisasikan zakat di Jorong Kubu Baru, Nagari Muaro Tais.

Namun dalam merealisasikan, Baznas malah membawa-bawa Rudi Apriasi, Caleg dari Demokrat nomor urut 1. Ironisnya, ikut pula Rudi apriasi berdiri di depan, memegang amplop zakat lalu ikut merealisasikannya. Ini tidak sekali saja, di Nagari Kota Nopan, Kecamatan Rao juga dilakukan hal yang sama.

“Jadi Rudi ini memanfaatkan momen ini sembari secara tidak langsung mengkampanyekan diri.  Apa buktinya ia kampanye, lihat saja foto yang saya kirimkan nanti. Ia dengan gagahnya mengacungkan satu jari pertanda nomor urutnya saat pulang, usai membagikan zakat,” tegas Aulia melalui media telpon.

Atas hal ini, Syafrizal mengaku tidak ada niat ikut mempromosikan Rudi dalam merealisasikan zakat. Bahkan ia mengaku juga tidak tahu kalau Rudi mencaleg.

“Tidak ada niat saya seperti yang disangkakan masyarakat. Siapa saja boleh hadir dalam merealisasikan zakat ini. Selagi ia muslim. Lagian saya tidak ada mengundang Rudi. Saya hanya mengundang masyarakat,” kata Syafrizal.

“Perihal Rudi acungkan satu jari, atau ikut memasang baliho dirinya sebagai Caleg di samping masjid tempat kami merealisasikan zakat, saya benar-benar tidak tahu,” kata Syafrizal.

Saat dikonfirmasi pada Rudi, ia memilih bungkam. Berulang kali telpon tidak diangkatnya. Apalagi dikonfirmasi melalui pesan ataupun whatsapp hanya sekedar dibaca, tidak dibalas. (Ola)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top