Pessel, Prokabar — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak abrasi pantai di Kampung Muaro, Kenagarian IV Koto Hilia, Kecamatan Batangkapas.
Kepala Baznas Pessel, Yuspardi mengatakan, total bantuan yang diberikan sebanyak Rp. 32.200.000 (tiga puluh dua juta dua ratus ribu rupiah).
“Ya, hari ini kita bersama tim sengaja turun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan secara tunai, “ujarnya pada wartawan Selasa (1/10).
Ia menjelaskan, dari total bantuan itu dibagi kepada 38 Kepala Keluarga yang terdampak abrasi pada Minggu (29/9) lalu. Dimana setiap orangnya menerima sebesar Rp 200 ribu dengan jumlah keseluruhan 161 orang.
“Bantuan ini adalah sedikit pengobat tangis bagi sanak saudara kita yang terkena bencana abrasi, ujarnya lagi.
Ia menambahkan, bahwa bantuan tunai tersebut langsung diberikan kepada masyarakat penerima tanpa melalui perantara walinagari terkait.
Ia beralasan penyerahan secara langsung itu guna menghindari gonjang-ganjing yang membuat masyarakat gaduh ketika bantuan disalurkan.
“Sementara waktu hanya ini bantuan yang bisa kita salurkan. Soal rumah mereka yang ambruk akibat abrasi kita tunggu dulu kebijakan dari pemerintah daerah. Kalau nanti ada yang tercicil dua atau tiga buah rumah, nanti kita bantu dengan program bedah rumah dari anggaran Bazda, “ungkapnya.
Selain itu, katanya jumlah saldo Baznas Pessel hingga Oktober 2019 sudah mencapai angka Rp. 8,1 Miliar dari target awal Rp. 8,5 Miliar.
Ia berharap menjelang akhir tahun 2019 bisa menembus angka Rp. 10 Miliar sehingga dana yang masuk ke rekening Baznas over target.
“Kalau dananya banyak, tentu kita juga banyak PR untuk menyelesaikan program, “ulasnya.
Dikatakan dari keseluruhan program bantuan, dana yang terbanyak menguras saldo Baznas Pessel adalah untuk bantuan pendidikan, bedah rumah dan kesehatan.
Penyerahan bantuan kepada masayarakat terdampak abrasi itu langsung disaksikan oleh Walinagari IV Koto Hilia, Satria Darma Putra serta Kepala Kampung Muaro Bukit Tambun Tulang, Iswandi. (min)
















