Bazda Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Abrasi di Pesisir Selatan

Penulis -

Selasa, 1 Oktober 2019 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak abrasi pantai di Kampung Muaro, Kenagarian IV Koto Hilia, Kecamatan Batangkapas.

Kepala Baznas Pessel, Yuspardi mengatakan, total bantuan yang diberikan sebanyak Rp. 32.200.000 (tiga puluh dua juta dua ratus ribu rupiah).

“Ya, hari ini kita bersama tim sengaja turun langsung ke lokasi  untuk memberikan bantuan secara tunai, “ujarnya pada wartawan Selasa (1/10).

Ia menjelaskan, dari total bantuan itu dibagi kepada 38 Kepala Keluarga yang terdampak abrasi pada Minggu (29/9) lalu. Dimana setiap orangnya menerima sebesar Rp 200 ribu dengan jumlah keseluruhan 161 orang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bantuan ini adalah sedikit pengobat tangis bagi sanak saudara kita yang terkena bencana abrasi, ujarnya lagi.

Ia menambahkan, bahwa bantuan tunai tersebut langsung diberikan kepada masyarakat penerima tanpa melalui perantara walinagari terkait.

Ia beralasan penyerahan secara langsung itu guna menghindari gonjang-ganjing yang membuat masyarakat gaduh ketika bantuan disalurkan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sementara waktu hanya ini bantuan yang bisa kita salurkan. Soal rumah mereka yang ambruk akibat abrasi kita tunggu dulu kebijakan dari pemerintah daerah. Kalau nanti ada yang tercicil dua atau tiga buah rumah, nanti kita bantu dengan program bedah rumah dari anggaran Bazda, “ungkapnya.

Selain itu, katanya jumlah saldo Baznas Pessel hingga Oktober 2019 sudah mencapai angka Rp. 8,1 Miliar dari target awal Rp. 8,5 Miliar.

Ia berharap menjelang akhir tahun 2019 bisa menembus angka Rp. 10 Miliar sehingga dana yang masuk ke rekening Baznas over target.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kalau dananya banyak, tentu kita juga banyak PR untuk menyelesaikan program, “ulasnya.

Dikatakan dari keseluruhan program bantuan, dana yang terbanyak menguras saldo Baznas Pessel adalah untuk bantuan pendidikan, bedah rumah dan kesehatan.

Penyerahan bantuan kepada masayarakat terdampak abrasi itu langsung disaksikan oleh Walinagari IV Koto Hilia, Satria Darma Putra serta Kepala Kampung Muaro Bukit Tambun Tulang, Iswandi. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB