Pariaman, Prokabar – Rumah Tabuik Subarang, Pariaman Tengah Kota Pariaman yang biasanya sepi, tiba-tiba dipadati ribuan masyarakat.
Ada apa? Ternyata, ada bazar sembako murah yang digelar Pemko Pariaman. Tak kurang dari 4.000 kupon dibagikan kepada masyarakat.
Hiruk pikuk dan antrian panjang di bawah tenda ibu-ibu menunggu giliran mendapatkan sembako.

“Kami senang dan bahagia karena mendapatkan harga sembako yang jauh lebih murah ketimbang di pasar. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemko Pariaman,” tutur Firda Yanti, salah seorang ibu rumah tangga kepada Prokabar.


Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman yang usai meresmikan kegiatan melihat langsung suasana pembagian sembako murah tersebut. Menurutnya, kegiatan sudah rutin digelar tiap tahun. Bertujuan dapat menekan harga pasar yang melambung tinggi menjelang Lebaran Idul Fitri.
“Selain menekan harga dan inflasi di pasar, pembagian sembako murah itu juga bertujuan meringankan keluarga miskin yang ada di Pariaman,” kata Mukhlis Rahman.
Kepala Diskoperindag Pariaman, Gusniyetti Zaunit menyebutkan kegiatan berdasakan Perwako nomor 16 Tahun 2018, tentang rata cara penyaluran subsidi sembako. Kegiatan dimulai Senin, 4 Juni dan berakhir 7 Juni 2018.
Telah disediakan 4000 paket untuk 4000 keluarga miskin di Pariaman. Pada satu paket berisi 1 Kg beras disubsidi Rp3000/kg, minyak goreng 1 liter disubsidi Rp3000/kg, gula pasir 1 kg disubsidi Rp3000/kg dan Telur 30 butir disubsidi Rp10.000/papan.

“Kami berharap semoga pasar murah ini dapat memberi kebahagian dan keringanan pada masyarakat menghadapi lebaran Idul Fitri 1439 H ini,” tutup Gusniyetti Zaunit. (rud)
















