Pasaman, Prokabar — Pemilu 17 April sudah di depan mata. Aksi ‘memata-matai’ berbagai pihak lebih intensif dilakukan Bawaslu Pasaman.
“Biar tidak ada pelanggaran Pemilu, dan Pemilu bisa berjalan mulus dan sukses,” kata Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita, Minggu (3/3).
Salah satu yang paling diawasi oleh Bawaslu, yakni anggota DPRD Pasaman yang kembali ikut bertarung dalam putaran Caleg.
“Kini awal tahun, banyak program dimulai. Salah satu yang nantinya kami awasi adalah pokok pikiran (Pokir) anggota dewan yang kembali mencaleg. Jangan coba-coba menjual atau menjadikan Pokir jadi alat kampanye. Ini dua hal yang tidak bisa disatukan,” kata Rini didampingi Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa, Kristin.
Diakui Kristin, jika ada anggota DPRD yang kembali mencalonkan diri nekat melakukan atau menjual Pokirnya dalam berkampanye, pihak Bawaslu bakal menindak tegas sesuai aturan yang ada. (Ola).
















