Bawaslu Agam: Rangkul Mahasiswa, Cegah, Awasi Dan Tindak Pelaku Curang

Penulis -

Senin, 23 November 2020 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Bawaslu Agam kembali merangkul mahasiswa agar berperan aktif dalam melakukan pengawasan pemilihan kepala daerah 2020. Sosialisasi menghadirkan narasumber Abrar, Dosen UIN Imam Bonjol Padang, sekaligus Kepala Yayasan Sumatera Tawalib Inyiak Rasul Padang Panjang.

“Tanpa keterlibatan warga, itu bukan namanya pilkada. Membiarkan politik uang adalah kezaliman,” ungkap Abrar saat memberikan materi kepada sejumlah mahasiswa di Kantor Bawaslu Agam, Lubuk Basung, Minggu (22/11).

Mahasiswa itu harus kritis lanjutnya. Harus mampu menulis dan menuangkannya ke Media Massa seperti koran, buletin, majalah atau media mainstream lainnya. “Mahasiswa juga bisa berperan mengawal pembuatan undang-undang atau peraturan, karena memiliki kecerdasan intelektual atau akademisi. Dengan demikian, peranan selaku generasi muda dapat membantu kemajuan bangsa dan negara,” terangnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Partisipasi merupakan kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, antara lain dengan jalan memilih pimpinan negara dan secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijakan pemerintahan (public policy) seperti memberikan suara dalam pemilu.

Terdapat beberapa jenis partisipasi, seperti pemain atau pelaku disebut juga gladiator. Ada penonton atau spectators. Bahkan ada juga apatis atau golput.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kenapa semua pihak harus berpartisipasi? Karena itu wujud implementasi kedaulatan rakyat, memastikan kedaulatan itu tidak dikianati, memberi peran political Efficacy atau efek politik kepada rakyat, bangsa dan negara,” ulasnya.

Pentingnya pengawasan partisipatif karena dapat menjaga kualitas proses dan hasil pemilu. Mengganggu konsolidasi kecurangan para oknum tertentu hingga proses pemilu berlangsung jujur, adil, langsung dan rahasia.

Sementara itu, Okta Muhlia (Koordinasi Devisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, menjelaskan terdapat beberapa masalah Demokrasi. Pertama absen kritis masyarakat sipil. Kedua kaderisasi partai politik. Tiga, pemilihan biaya tertinggi karena masifnya politik uang. Empat, kabar bohong atau berita palsu. Lima, rendahnya kesadaran berpolitik warga. Dan enam, masalah intoleransi terhadap kelompok minoritas atau SARA.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kabupaten Agam masuk Indek Kerawanan Tertinggi nomor 7 di Nasional atau di Indonesian. Hal ini membuat perhatian banyak pihak banyak ke Agam dan banyak pihak membantu pencegahan kerawanan atau konflik. Meski demikian, Bawaslu Agam bersama mitra kerja lainnya, harus tetap tidak boleh lengah. Berharap kualitas pemilih dan hasil partisipasi masyarakat meningkat semakin lebih baik,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB