Batik Berkembang Pesat di Pasaman, Kaum Milenial Jadi Sasaran Pangsa Pasar

Penulis -

Senin, 5 Agustus 2019 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Sejak dipopulerkan di Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019, kain batik terus berkembang pesat di Pasaman. Bahkan, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan ekonomi kreatif yang ikut melahirkan batik-batik Pasaman, siap mendobrak dunia pasar lokal, Nasional bahkan Internasional dalam jangka panjang.

Jangka pendek, batik di Pasaman siap mensasar kaum milenial di Pasaman. Dimana, kain batik menjadi gaya fashion tersendiri di kalangan kaum kelahiran tahun 1980 hingga 1990an ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dulu mungkin berbatik ini hanya dipakai untuk acara-acara tertentu. Bahkan, anak muda sering mengganggap, pakaian batik atau aksesoris berbaur batik kurang gaul, itu dulu. Kini, kami ingin ciptakan, bagaimana anak milenial itu, tertarik dengan batik. Bila sudah begini, kami yakin, pengusaha batik di Pasaman, tidak bakal susah mencari pangsa-pangsa pemasaran batik,” kata Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman, Miradelima beserta Kabid. UKM Pasaman, Wenni Thamsil saat mengunjungi outlet batik Uni Gita di Kecamatan Lubuk Sikaping.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Diakui Miradelima, dalam memasukan batik ke dalam dunia fashion kaum milenial, bukanlah hal mudah. Namun, bila produk batik sedikit dibumbui dengan model kebutuhan kaum milenial, ini bakal menjadi cukup mudah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sebagai piak pemerintah, tentu ikut berfikir, bagaimana upaya ini bisa terwujud. Salah satunya dengan menambah wawasan para pengrajin kita. Mudah-mudahan, upaya ini dapat kami jembatani nantinya,” tukas Miradelima. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB