Baronde, Tradisi Saling Tolong Menolong Masyarakat Batu Taba

Penulis -

Jumat, 7 Agustus 2020 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Petani di Kenagarian Batu Taba Kecamatan Batipuh, Tanah Datar sampai saat ini masih mempertahankan tradisi baronde. Baronde sendiri merupakan semangat gotong royong oleh masyarakat Batu Taba yang dilaksanakan saat panen padi tiba.

Dengan adanya tradisi baronde, pemilik sawah tidak perlu lagi repot mengeluarkan upah atau biaya panen. Pasalnya, seluruh proses panen mulai dari menyabit padi hingga selesai, akan dikerjakan secara bersama-sama. Sebaliknya, saat panen padi tiba di sawah milih warga lainnya, maka pemilik sawah yang dibantu juga harus ikut membantu panen nantinya.

Wali Nagari Batu Taba Desrianto mengatakan, disaat teknologi semakin maju, namun masyarakat masih mempertahankan tradisi baronde. Baronde sendiri menurut walinagari adalah semangat saling tolong menolong dalam gotong royong. Selain itu, tradisi baronde juga sebagai wadah silaturahmi bagi petani Batu Taba dan telah berlangsung secara turun temurun. Sampai saat terus dipertahankan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Tradisi baronde adalah saling tolong menolong sama dengan bergoro, bergiliran. Sekarang di sawah si A, besok di sawah si B lagi. Ini masih kita jaga, dan kita lihat ini wadah silaturahmi kita,” ungkap Desrianto saat panen raya di nagari tersebut.

Panen raya di Nagari Batu Taba hampir mendekati 80 hektar lahan sawah. Secara otomatis, dengan begitu luasnya lahan yang dipanen, akan menghasilkan gabah yang cukup banyak pula.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ketua KAN Batu Taba Basrizal Dt. Pangulu Basa dalam sambutannya mengungkapkan pertanian bukan urusan masa lalu dan bukan sekedar hari ini, melainkan pertanian merupakan urusan perpanjangan hidup.

Hal ini dapat dilihat dari bencana Covid 19 yang tengah melanda saat ini, dimana sektor pertanian yang menyelamatkan kehidupan. Untuk itu, pertanian di Tanah Datar maupun di Nagari Batu Taba harus menjadi urusan yang pertama.

“Saya katakan kepada anak kemenakan kami yang sedang kuliah, jangan jika sudah sarjana maka akan meninggalkan pertanian. Kita lihat bencana covid saat ini, sektor pertanian yang menyelamatkan kehidupan,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, ketua Ikatan Keluarga Batu Taba (IKBAL) Muskar mengapresiasi masih adanya sifat saling tolong menolong di tengah masyarakat di kampung halaman. Panen raya yang dilakukan masyarakat melalui tradisi baronde turut membuat bahagia warga Batu Taba yang ada di perantauan.

“Jangan kita yang bahagia, masyarakat di rantau turut bahagia dengan adanya panen raya ini, terlebih tradisi baronde tetap dipertahankan,” katanya.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB