Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Baronde, Tradisi Saling Tolong Menolong Masyarakat Batu Taba

Dibaca : 488

Tanah Datar, Prokabar – Petani di Kenagarian Batu Taba Kecamatan Batipuh, Tanah Datar sampai saat ini masih mempertahankan tradisi baronde. Baronde sendiri merupakan semangat gotong royong oleh masyarakat Batu Taba yang dilaksanakan saat panen padi tiba.

Dengan adanya tradisi baronde, pemilik sawah tidak perlu lagi repot mengeluarkan upah atau biaya panen. Pasalnya, seluruh proses panen mulai dari menyabit padi hingga selesai, akan dikerjakan secara bersama-sama. Sebaliknya, saat panen padi tiba di sawah milih warga lainnya, maka pemilik sawah yang dibantu juga harus ikut membantu panen nantinya.

Wali Nagari Batu Taba Desrianto mengatakan, disaat teknologi semakin maju, namun masyarakat masih mempertahankan tradisi baronde. Baronde sendiri menurut walinagari adalah semangat saling tolong menolong dalam gotong royong. Selain itu, tradisi baronde juga sebagai wadah silaturahmi bagi petani Batu Taba dan telah berlangsung secara turun temurun. Sampai saat terus dipertahankan oleh masyarakat.

“Tradisi baronde adalah saling tolong menolong sama dengan bergoro, bergiliran. Sekarang di sawah si A, besok di sawah si B lagi. Ini masih kita jaga, dan kita lihat ini wadah silaturahmi kita,” ungkap Desrianto saat panen raya di nagari tersebut.

Panen raya di Nagari Batu Taba hampir mendekati 80 hektar lahan sawah. Secara otomatis, dengan begitu luasnya lahan yang dipanen, akan menghasilkan gabah yang cukup banyak pula.

Ketua KAN Batu Taba Basrizal Dt. Pangulu Basa dalam sambutannya mengungkapkan pertanian bukan urusan masa lalu dan bukan sekedar hari ini, melainkan pertanian merupakan urusan perpanjangan hidup.

Hal ini dapat dilihat dari bencana Covid 19 yang tengah melanda saat ini, dimana sektor pertanian yang menyelamatkan kehidupan. Untuk itu, pertanian di Tanah Datar maupun di Nagari Batu Taba harus menjadi urusan yang pertama.

“Saya katakan kepada anak kemenakan kami yang sedang kuliah, jangan jika sudah sarjana maka akan meninggalkan pertanian. Kita lihat bencana covid saat ini, sektor pertanian yang menyelamatkan kehidupan,” katanya.

Sementara itu, ketua Ikatan Keluarga Batu Taba (IKBAL) Muskar mengapresiasi masih adanya sifat saling tolong menolong di tengah masyarakat di kampung halaman. Panen raya yang dilakukan masyarakat melalui tradisi baronde turut membuat bahagia warga Batu Taba yang ada di perantauan.

“Jangan kita yang bahagia, masyarakat di rantau turut bahagia dengan adanya panen raya ini, terlebih tradisi baronde tetap dipertahankan,” katanya.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top