Baru Masuk Madinah, Jemaah Umrah Tanah Datar Dipulangkan Arab Saudi via Malaysia

Penulis -

Senin, 2 Maret 2020 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Sebanyak 15 orang jemaah umrah asal Tanah Datar dipulangkan pemerintah Arab Saudi. Berdasarkan informasi dari Kemenag Tanah Datar Ke lima belas jemaah tersebut hanya bisa transit di Madinah dan kembali diterbangkan ke Indonesia.

Muhammad Al Gafari, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Tanah Datar mengatakan jika ke 15 warga Tanah Datar itu berangkat melalui biro perjalanan penjuru wisata negeri. Ke 15 calon jemaah umbrah itu berangkat dengan transit di Turki dan lansung ke Madinah. Namun sesampai di Madinah, seluruh rombongan tidak diperbolehkan masuk dan hanya dipersilahkan untuk transit, kemudian diterbangkan kembali ke Indonesia.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

”Mereka berangkat melewati Turki, Madinah dan Kemekah. Informasi yang didapat, di Madinah hanya transit saja, dan lansung kembali ke Malaysia dan Indonesia,” ungkap M . Al Gafari.

Terkait pemulangan itu, pihak biro perjalan akan mengatur jadwal ulang seluruh jemaah umrah yang tidak diperbolehkan masuk ke Arab Saudi.

Selain itu, sebanyak 10 jemaah umrah Tanah Datar masih menjalini ibadah umrah. Kesepuluh jemaah itu terbang ke Arab Saudi sebelum tebitnya pelarangan sementara ibadah umbrah oleh otoritas setempat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Yang di Arab Saudi, data yang didapat sama Amanah (biro perjalanan) ada 10 orang. Mereka sudah di Mekah,” katanya.

Sementara itu, menanggapi jumlah calon jemaah asal Tanah Datar yang dinyatakan gagal berangkat, Kemenag Tanah Datar mengaku tidak memiliki data terkait hal itu. Hal ini dikarenakan, data jemaah umrah hanya diminta satu kali setahun kepada biro travel atau perjalanan ibadah umrah yang ada di Tanah Datar.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kita hanya menerima laporan di kantor hanya sekali setahun. Kita minta laporan ke orang itu, hanya sekali setahun. Dan kita di Batusangkar ini tidak banyak,” ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Tanah Datar Algafari.

Untuk mengetahui jumlah keseluruhan calon jemaah Umrah yang batal berangkat, M Algafari menyarankan untuk menanyakan lansung kepada biro perjalanan yang ada di Batusangkar. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB