Agam, Prokabar.com – Bencana alam terus mengancam masyarakat Kabupaten Agam, Rabu (26/11). Setelah melanda Kecamatan Tanjung Raya, Ampek Koto, Palupuah, Ampek Nagari, Sungai Landia, Banuhampu dan Lubuk Basung sekarang giliran Kecamatan Malalak.
Terlihat video tersebar dari Pihak Kecamatan dan kenagarian dan masyarakat terkait bencana yang sedang terjadi. Curah hujan yang melanda, mengakibatkan jalan amblas dan longsor di sepanjang ruas jalan Sicincin via Malalak menuju Balingka.
Banjir bandang pun menerpa masyarakat yang tinggal di pinggiran aliran Sungai Batang Mangoe. Terlihat dari video itu, belasan rumah bahkan puluhan rumah, mengalami rusak parah terdampak galodo tersebut.
Informasi dari berbagai sumber, termasuk dari kaba12.com, air bah meluap melebar ke areal pertanian penduduk, bahkan jembatan utama penghubung antara Nagari Malalak Selatan dengan Malalak Barat di Jorong Sini Air, putus akibat banjir bandang itu.
Sekitar 60 kepala keluarga yang bermukim di sepanjang aliran sungai tersebut terisolir karena akses jembatan dan jalan terpurus. Aliran listrik pun padam dampak bencana itu. Belum dapat informasi adanya korban jiwa, namun belasan rumah warga dan akses jalan beserta arus listrik putus membuat warga sekitar terkurung dan terisolir.
Kondisi itu membuat komunikasi dengan korban terdampak bencana banjir bandang pihak luar sangat sulit. Karena aliran listrik sejak tiga hari terakhir terputus dan perangkat ponsel warga kehabisan baterai. (rud)
















