Game Online Meresahkan, Ini Solusi dari Pemuda Sungai Batang Agam

Penulis -

Minggu, 25 Juli 2021 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Banyaknya pengaduan orang tua dan masyarakat terkait dampak buruk game online kepada pemuda, mendorong pemuda jorong Batung Panjang, Kenagarian Sungai Batang melakukan rapat besar Pemuda, Jumat malam (23/7).

Pertemuan mencari solusi terhadap bahaya game online yang telah merusak hubungan sosial kemasyarakatannya.

Walijorong F. Mangkuto Nan Basa memimpin dan menggagas pertemuan tersebut mengutarakan, sudah saatnya pemuda berbenah dan mengevaluasi diri.

Pertemuan di kawasan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka itu sebagai upaya menyatukan persepsi dan melangkah maju dan meninggalkan kegiatan yang mubazir.

“Kita tidak bisa melarang secara totalitas. Namun sudah saatnya kita melakukan evaluasi akibat dampak buruk Dari game online ini. Jadi mari kita cari solusi cerdas agar bahaya permainan ini tidak terus berlanjut merusak kita,” ungkapnya kepada seluruh pemuda yang hadir malam tersebut.

Telah banyaknya laporan para sejumlah tokoh dan orang tua di Jorong Batung Panjang, menjadi catatan penting untuk merespon positif.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Hal itu sebagai bukti kepedulian orang tua dan tokoh masyarakat kita kepada pemuda. Mari kita tanggap dan merespon dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang, Amri Sutan Tanameh mengatakan, persoalan ini memang sudah menjadi polemik ditengah masyarakat.

Kekompakan dan kebersamaan sesama pemuda sudah sangat jauh dan sangat renggang. Belum lagi segala aktifitas gotong royong, sudah banyak tidak diacuhkan.

“Mari kita berbenah dan kompak menyatukan kekuatan, untuk beralih kepada kegiatan bermanfaat,” lengkapnya.

Asnal, Wali Tapian sekaligus Tokoh Masyarakat dan Pemuda Sungai Batang juga mengatakan hal sama.

Saat ini, sikap harga menghargai dan menghormati antara pemuda dengan orang tua sudah menipis. Apalagi sesama pemuda, sudah sangat mengiris hati.

Sebelum terlambat dan berlanjut pada generasi selanjutnya, sudah saatnya kita berbenah. Salah satu penyebabnya, akibat sibuk bermain game online di kedai-kedai.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

“Sikap hormat menghormati sudah sangat mengkuatirkan. Di saat ada orang tua mampir ke kedai, tidak ada lagi tegur sapa. Para pemuda hanya asik dengan permainan game onlinenya, dan tidak lagi terperhatikan lingkungan sekitar. Termasuk orang tua yang menghampiri. Ini harus segera diperbaiki, dibedah dan evaluasi diri,” jelasnya.

Ilham, salah seorang pemuda, mengakui hal demikian. Ia menguraikan setiap akibat, pasti ada sebab muasebab.

Aktivitas kebersamaan sudah longgar, mengalihkan pemuda sibuk dengan peralihan permainan game online. Belum lagi aktifitas usaha di siang hari, dan butuh refresing dengan semacam hiburan.

“Kami mencari kesibukan hiburan sendiri, karena minimnya wadah dan gagasan. Dan akhirnya terlanjut terjebak pada game online. Menjadikan tempat sebagai sarana hiburan baru. Untuk menghilangkannya, butuh proses untuk mencari cara mengangsur mengurangi, hingga dapat kembali pada semestinya. Saya mengusulkan agar sarana olahraga dan kesenian dapat kembali dihidupkan secara rutinitas,” usulnya.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Wali Jorong dan Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang bersama pemuda dan tokoh masyarakat yang hadir, sepakat. Memutuskan agar permainan game online untuk tidak lagi dilakukan, terutama di kedai-kedai.

Mengaktifkan kembali sarana olahraga dan sasaran yang ada. Untuk sanksi sosial kepada pelanggar hasil musyawarah yang telah disepakati, butuh kembali dirumbukan pada musyawarah jorong.

“Hasil kesepakatan ini akan terus kita lihat perkembangannya. Dan akan kita lakukan evaluasi nantinya. Seiring itu, bersama Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang dan Ninik Mamak akan melakukan rapat internal berlanjut musyawarah mufakat jorong nantinya. Kita minta kepada seluruh pemuda dapat menjalankan keputusan rapat ini,” tutup Wali Jorong Batung Panjang. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru