Padang, prokabar – Kemenangan Sriwijaya FC atas KS Tiga Naga dengan skor 2-1, Selasa (23/11), memang punya makna tersendiri bagi sang pelatih Nilmaizar bersama para pemainnya.
Kemenangan itu tidak hanya memastikan Laskar Wong Kito sebagai juara Grup A Liga 2 2021, tapi juga membantu Semen Padang FC yang dalam posisi terancam degradasi.
Andai saja dalam laga itu KS Tiga Naga yang menang, dipastikan posisi Semen Padang akan semakin kritis dan sangat sulit untuk lolos dari terkaman degradasi.
Nil mengakui, bahwa timnya sudah bertekad memenangkan pertandingan itu, karena Sriwijaya FC memang membidik target juara Grup A. Tapi diam-diam ada misi lain yang dilakukan Nil bersama anak asuhnya.
“Diluar itu kami juga bertekad membantu Semen Padang FC. Bagaimanapun, diluar sikap profesional kami, ikatan sebagai sosok yang pernah lama menjadi bagian tim itu juga tak terhindari.”kata Nil, saat dihubungi bolabeten, Selasa malam.

Nil menambahkan, dia bersama dua pemain seniornya yang juga pernah bermain di Semen Padang FC, Muhammad Nur Iskandar dan Dedi Hartono bersepakat membantu Semen Padang FC.
Bahkan Dedi Hartono, yang mencetak gol penentu kemenangan Sriwijaya FC atas Tiga Naga, dalam konpress daring pasca lagi terang-terangan mengakui mempersembahkan golnya itu untuk Semen Padang FC, karena dia tak mau “Kabau Sirah” terdegradasi.
Dalam laga itu, Nil menurunkan banyak pemain yang pernah punya ikatan dengan Semen Padang FC. Selain Nur Iskandar dan Dedi Hartono, juga ada Valentino Telaubun dan Afriansyah yang masuk starting XI. Juga ada Ronaldo Meosido di bangku cadangan.
Sebagai sosok yang dibesarkan Semen Padang FC, baik semasa jadi pemain ataupun jadi pelatih, Nil berharap tim kebangggaan Ranah Minang itu bisa melewati masa-masa sulit ini, dan terhindar dari degradasi.
Nasib Semen Padang akan ditentukan pada laga terakhir melawan KS Tiga Naga, 30 November mendatang. Dedi Gusmawan dan kawan-kawan harus menang agar bisa selamat dari terkaman degradasi.(rmo)
















