Bank Nagari, Direksi Baru dari Bandung?

Penulis -

Minggu, 1 Maret 2020 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Polemik Gubernur Irwan Prayitno dan ketua DPRD Sumbar, Supardi soal direksi Bank Nagari, bukanlah tentang UU. Lalu apa?

Bank Nagari mau ganti direksi, bahkan tukar baju ke bank syariah. Bagus. Yang tak bagus, dari semua calon, tak ada ahli syariah.

Mereka kini sedang menanti nasib, apakah akan lolos dari OJK atau tidak.
“Tidak,” kata sumber prokabar.com, di Padang, Minggu (1/3).

Hasil RUPS sudah mendapatkan nama calon direksi. Nama yang diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah:
M Irsyad (Direktur Keuangan) diajukan menjadi Direktur Utama, Irwan Zuldani (Pemimpin Cabang Utama) diajukan menjadi Direktur Kredit dan Syariah, dan Indra Rivai (Pemimpin Divisi SDM) diajukan menjadi Direktur Keuangan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kemudian, Syafrizal (Direktur Operasional) tetap kembali diajukan menjadi Direktur Operasional dan Restu Wirawan (Pemimpin Divisi Kredit Komersial) diajukan menjadi Direktur Kepatuhan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Masalahnya sampai tengget waktu, nama tak kunjung turun dari OJK. Maka ditunjuk Plt.

Dalam nama yang diajukan ke OJK, ada M Irsyad, untuk calon direktur utama. Kawan main musik gubernur Irwan Prayitno ini, menurut sumber, takkan lolos. Bukan hanya dia, tapi semua nama.

Kenapa? Tentu saja OJK punya standar profesional, yang belakangan malah viral, sebab lembaga ini ikut-ikutan pula mengurus pertumbuhan ekonomi. Viral agar dibubarkan karena lalai mengawasi asuransi Jiwasraya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lembaga itulah yang menentukan nasib direksi Bank Nagari.

Sebuah sumber menyebut, calon yang diajukan takkan lolos, maka masuklah orang-orang syariah terutama dari sebuah bank di Bandung. Mereka akan masuk dalam daftar test OJK dan akan lolos.

Maka polemik Guberur Irwan Prayitno dan Ketua DPRD Supardi bukan soal UU tapi tentang siapa yang sesungguhnya akan duduk di jajaran direksi Bank Nagari. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB