Daerah

Banjir Landa Pasaman, Pemilik Kolam Merugi

Pasaman, Prokabar — Banjir melanda daerah Pasaman di bagian Utara. Akibat hujan yang tak henti-hentinya sejak Selasa (9/11) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian naas ini. Hanya saja aktivitas warga jadi terganggu.

“Korban jiwa tidak ada, pak. Hanya saja kami terpaksa libur bekerja karena harus membersihkan rumah dari material lumpur dan lainnya yang dibawa arus saat banjir,” kata Fauzan, salah satu warga di Kubu Sungkai, Jorong Tigo Rambah, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan, Selasa (19/11) siang.

Diakui Fauzan, hujan baru reda sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Tida saja itu, banjir yang merendam beberapa jorong di Rao Selatan ini juga membuat para pemilik kolam ikan garuk kepala. Pasalnya, tidak satu atau dua petak kolam yang ikannya lepas akibat banjir, tapi lebih.

“Kolam keluarga saya, ada tiga petak. Belum lagi warga lain. Banjir di sini disebabkan arus Sungai Beringin yang meluap akibat tingginya arus hujan. Kalau berapa besaran rugi, sakit kepala memikirkannya, lebih 10 juta,” tukas Fauzan.

Di sisi lain, tidak saja Rao Selatan, Kecamatan Rao juga banyak daerah yang terendam banjir. Salaj satunya di Nagari Padang Metinggi. Permasalahannya sama, banjir disebabkan arua sungai yang meluap. Masyarakat pemilik kolam, juga merugi akibat banji yang menghanyutkan ikan-ikan mereka. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top