Painan, Prokabar – Sejumlah nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Pessel-Sumbar kembali terendam banjir. Itu terjadi karena tingginya intensitas hujan di bagian selatan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Bahkan akibat banjir tersebut pada Kamis (1/11) malam, air lebih mengganas dengan menghanyutkan dua rumah warga di daerah itu.
Banjir yang melanda daerah ini, terjadi sejak pukul 16.00 WIB dengan ketinggian air maksimal mencapai 1,5 meter. Hingga pukul 21.45 WIB, banjir masih belum mengalami surut total.
“Banjir saat ini sudah banjir bandang, karena dua rumah ikut hanyut dan kondisi banjir sampai malam ini belum surut total,” sebut Seknag Nagari Binjai-Ranah Ampek Hulu Tapan, Almirizon.
Kata Almirizon, akibat kondisi banjir tersebut aktivitas warga, sejak sore sudah terganggu, sementara sejumlah sarana umum, seperti kantor camat, sekolah hingga mesjid dan musala ikut terendam.
“Bahkan, Kecamatan BAB Tapan saat ini, juga ikut terdampak. Namun, yang menjadi lokasi terparahnya Nagari Binjai dan Nagari Kampung Tengah Ranhul Tapan, karena sudah langganan,” terangnya.
“Laporan lainnya, tower ada yang runtuh dan menimpa gedung. Selain itu salah satu labor ruang komputer sekolah juga ada yang terendam, dan mengakibat seluruh komputer terendam,” sambungnya.
Sementara itu, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Alamsyah mengatakan, untuk menangani banjir, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut ke BPBD Pessel.
“Kondisi ini sudah kita koordinasi dengan BPBD, dan itu sudah langsung dari arahan Bapak Bupati tadi, dan mereka sudah di lokasi,” pungkas Alamsyah.(*/mbb)
















