Agam, Prokabar — Longsor dan banjir kembali menimpa Kenagarian Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (22/12). Kejadian berlangsung di dua jorong, pada pukul 15.00 WIB.
Lokasi pertama Banjir Bandang di Jorong Pantas. Menggenangi 3 unit rumah, milik Zuraida (77) dengan 3 orang keluarga, Edi (39) beranggota 2 orang, Sari (22).
“Banjir mengenai Kantor Wali Nagari Tanjung Sani dan material banjir bandang menhambat akses namun masih bisa dilewati kendaraan roda dua,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi memimpin langsung penanggulangan bencana tersebut verdant Tim BPBD, Satpol PP Damkar Agam, Minggu sore (22/12).
Tim Gabungan Pemkab Agam telah di lokasi melakukan gerak cepat penanggulangan bencana. Upaya yang dilakukan di lapangan melakukan evakuasi masyarakat terkena banjir dan evakuasi material kayu yang sempat menutupi saluran air.
“Saat ini Bekuloder juga sedang dalam perjalanan dari Matua menuju Tanjung Sani. Akses jalan masih bisa dilalui dengan sangat hati hati.
Sementara itu, lokasi kedua di Jorong Sigiran, mengenai 1 unit rumah masyarakat, dengan data pemilik rumah. Suhaimi Zulfa (85), jumlah 5 orang anggota keluarga.
“Kantor juga menggenangi 1 unit Kantor Jorong Sigiran Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Material menggenangi jalan sepanjang lebih kurang 40 meter dan menggenangi lapangan bola volly,” lanjutnya.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan pendataan. Melakukan evakuasi peralatan rumah yang bisa diselamatkan,” pungkasnya. (rud)
















