Banjir di Lengayang Diduga Pembalakan Liar, Ini Kata Bupati

Penulis -

Selasa, 4 Desember 2018 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni menduga banjir yang terjadi di Kecamatan Lengayang, baru-baru ini berkaitan dengan maraknya aktivitas praktik pembalakan liar.

“Nama tukang backing sudah saya kantongi. Terkait hal ini saya akan berkoordinasi langsung dengan Kapolda,” ujarnya Bupati saat meninjau beberapa nagari yang terdampak banjir di Lengayang, Senin (3/12).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Maraknya aktivitas pembalakan hutan di daerah tersebut diterima langsung atas laporan masyarakat. Setidaknya, ada sekitar 650 hektare rusak terdampak pembalakan liar.

“Bagian hutannya terdapat di Kampung Kulam dan Pasie Laweh. Kalau tidak cepat ditindak, daerah kita akan hancur akibat banjir yang tak berkesudahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pihaknya sangat mengecam adanya pembalakan liar. Sebab, selain berdampak buruk terhadap ekosistem peremajaan hutan juga berdampak buruk terhadap nyawa masyarakat, tegas Mantan Perwira menengah itu.

“Jika semuanya berdiam diri maka kejadian ini akan kembali terjadi bahkan bisa lebih parah. Bagi masyarakat lapor ke saya bila ada yang mengancam-ngancam,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Wakapolsek Lengayang, Ipda A Deri Jambak mengakui, beberapa waktu lalu pihaknya sudah turun ke lapangan melakukan penindakan terhadap aktivitas pembalakan liar di wilayah itu.

“Namun, karena keterbatasan personel serta kondisi yang kurang kondusif akhirnya anggota mundur,” tutupnya singkat.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB