Banjir Bandang Batipuh Selatan Tanpa Korban Jiwa

Penulis -

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Bencana banjir bandang di Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar tidak menimbulkan korban jiwa. Hal ini pun tak terlepas kesadaran terhadap mitigasi bencana oleh masyarakat efektif dalam meminimalisir dampak bencana alam.

Berdasarkan informasi BPBD Tanah Datar, pada tahun 2018 kegiatan desa tangguh bencana yang diprakasai BNPB dan BPBD Tanah Datar telah dilaksanakan di kawasan Malalo bersama masyarakat. Tim melakukan pemetaan zona bahaya banjir bandang, survei hulu sungai, pembersihan aliran sungai, penentuan jalur evakuasi, titik pengungsi dan kegiatan mitigasi lainnya termasuk pembangunan sabodam.

“Alhamdulilah berkat pertolongan Yang Maha Kuasa di Guguak Malalo, Padang Laweh Malalo, dan juga Sumpu yang saat ini terjadi banjir bandang yang dahsyat dalam sejarahnya, tidak ada korban jiwa, itu semua tidak terlepas dari tingginya kesadaran masyarakat dan mitigasi bencana dini,” kata Bupati Tanah Datar Eka Putra Rabu, (10/12/2025).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bupati menegaskan, selanjutnya upaya-upaya ketangguhan masyarakat ini akan terus ditingkatkan kapasitasnya serta sinergi dengan semua stakeholder kebencanaan akan terus dilakukan.

“Tentu kita belajar dari sini, kedepannya upaya-upaya ketangguhan masyarakat ini akan terus ditingkatkan untuk semua nagari-nagari. Karena kita ketahui Tanah Datar ini memiliki kontur wilayah yang berbukit-bukit dan memiliki banyak sungai,” jelas Bupati.

Selain itu, kata Bupati, salah satu upaya dalam meminimalisir korban jiwa adalah melalui himbauan dini yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik langsung ataupun tidak langsung.

“Begitu peringatan dikeluarkan BMKG, kami pemda selalu intensifkan imbauan kepada masyarakat baik melalui media sosial bahkan saya yang turun langsung ke nagari-nagari mengimbau masyarakat, salah satu poin yang saya tekankan adalah jangan panik dan segera tinggalkan zona bahaya, karena kalau disaat bencana datang kita panik, justru disitu bahaya akan muncul” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tokoh masyarakat Guguak Malalo, Musrianto Dt. Majo Datuk, menuturkan, kesadaran warga dalam mitigasi bencana di daerahnya telah tertanam dihati warga.

Begitu warga mengetahui tanda-tanda awal potensi bencana masyarakat mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang berharga seperti pakain dan dokumen pribadi.

“Ini hasil dari kesadaran bersama, ketika bencana terjadi, semua sudah siap. Kemudian pada malam harinya semua unsur nagari bersama pemuda juga melakukan ronda dan pemantaun debit sungai,” ujarnya saat ditemui di Jorong Baiang beberpa waktu lalu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dia menjelaskan, di Nagari Guguak Malalo dan Padang Laweh Malalo pernah terjadi galodo yang cukup besar yang menimbulkan korban jiwa. Kejadian tersebut terjadi pada 24 November tahun 2000 dibatang air yang sama, yaitunya Batang Malalo dan juga Batang Baiang.

Pada tahun itu mengakibatkan 12 korban jiwa, banyak rumah hanyut dan rusak, sehingga menjadikannya salah satu peristiwa penting yang diingat warga setempat hingga saat ini.

“Pada tahun ini di tanggal dan bulan yang sama kejadian serupa kembali terjadi bahkan debit airnya lebih besar dari tahun 2000, Alhamdulillah dengan kesadaran warga dalam mitigasi bencana tahun ini tidak ada korban jiwa,” tutur dia. (Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB