Manggopoh, Prokabar — Setelah terpilih menjadi Walinagari Manggopoh kedua kalinya, Ridwan melanjutkan visi Berinovasi mandiri dan madani disingkat Beriman.
Tujuh misi dari penjabaran visi tersebut yakni peningkatan kehidupan berbudaya dan beradat, guna terwujudnya masyarakat reliqius berlandasan Adat Basandi Syarak, Syarat Basandi Kitabullah. Terwujudnya pemerintahan yang baik, bersih dan transparan berbasis aplikasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ketiga, Ridwan memiliki misi pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana fasilitas umum berkelanjutan. Kemudian optimalisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang pendidikan dan kesehatan.
Kelima, Peningkatan perekonomian masyarakat dengan optimalisasi potensi lokal untuk produk unggulan nagari. Keenam, Peningkatan peran serta masyarakat dalam bernagari dengan mensinergikan semua elemen ranah dan rantau guna peran aktif, mewujudkan nagari Manggopoh berdaya saing. Dan terakhir mewujudkan perang manggopoh menjadi Pahlawan Nasional.
“Kami akan meningkatkan sumber daya masyarakat dan masing-masing kasi serta kaur. Dengan mewajibkan memiliki kemampuan membuat dan mengolah informasi faktual dan akurat. termasuk 9 walijorong yang ada di Nagari Manggopoh ini,” ungkapnya.
Masyarakat yang telah pilih bersama kasi, kaur dan seluruh walijorong telah mendapatkan dua kali pelatihan. Pada program berikutnya, akan memetakan penanggungjawab setingkat pimred, koordinator lapangan dan kontributor.
“Khusus pada pengembangan Masjid Dan Makam Pahlawan Perjuangan Perang Manggopoh kita juga akan kembangkan nanti. Dalam rencana membuat profil masing-masinh pejuang dari 17 orang pahlawan tersebut. Membuat wisata edukasi dipandu pemandu yang trampil dan profesional. Membentuk kelompok sadar wisata dengan sasaran pengunjung dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat,” pungkasnya. (rud)
















