Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam sejak beberapa tahun terakhir gencar melakukan pembangunan sarana prasarana pelayanan publik. Bahkan tiap tahun pembangunan gedung terus dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Tahun ini, Pemkab Agam kembali bangun dua unit gedung bidang kesehatan, dengan anggaran sekitar Rp9,7 miliar yang bersumber dari DAU.
“Kedua gedung itu yakni Puskesmas Manggopoh dan Koto Alam,” ujar Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Agam, Hesfi Yanti, dilansir Prokabar dari AMC, Kamis (28/1).
Ia menjelaskan, untuk Puskesmas Manggopoh dianggarkan sebesar Rp5,5 miliar dan Puskesmas Koto Alam Rp4,2 miliar, dengan konstruksi bangunan berlantai dua.
“Puskesmas dibangun di lokasi gedung lama, yang pengerjaannya paling lama dimulai April 2021,” sebutnya.
Saat ini, katanya, puskesmas yang telah memiliki gedung baru sebanyak 19 unit, dari 23 unit puskesmas yang ada di Kabupaten Agam.
Dalam meningkatkan pelayanan, terangnya, selain gedung yang representatif, juga dilengkapi peralatan dengan spek tinggi dan berstandar nasional, serta memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan.
“Peralatan ini dapat dibeli melalui anggaran masing-masing puskesmas, tapi untuk sementara masih bisa dipakai peralatan yang lama,” katanya.
Namun, ulas Hesfi Yanti, juga perlu peningkatan SDM baik segi kualitas maupun kuantitas. Untuk kualitas ia mendukung tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan pertemuan dalam meningkatkan kapasitasnya.
“Sedangkan segi kuantitas kita sudah ada penambahan SDM yang direkrut melalui seleksi CPNS. Setiap puskesmas juga dapat merekrut tenaga kontrak melalui dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), dengan jumlah empat orang per puskesmas,” terangnya. (*)
















