Bangun Dua Puskesmas, Pemkab Agam Anggarkan Rp9,7 Milliar

Penulis -

Kamis, 28 Januari 2021 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam sejak beberapa tahun terakhir gencar melakukan pembangunan sarana prasarana pelayanan publik. Bahkan tiap tahun pembangunan gedung terus dilakukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Tahun ini, Pemkab Agam kembali bangun dua unit gedung bidang kesehatan, dengan anggaran sekitar Rp9,7 miliar yang bersumber dari DAU.

“Kedua gedung itu yakni Puskesmas Manggopoh dan Koto Alam,” ujar Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Agam, Hesfi Yanti, dilansir Prokabar dari AMC, Kamis (28/1).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menjelaskan, untuk Puskesmas Manggopoh dianggarkan sebesar Rp5,5 miliar dan Puskesmas Koto Alam Rp4,2 miliar, dengan konstruksi bangunan berlantai dua.

“Puskesmas dibangun di lokasi gedung lama, yang pengerjaannya paling lama dimulai April 2021,” sebutnya.

Saat ini, katanya, puskesmas yang telah memiliki gedung baru sebanyak 19 unit, dari 23 unit puskesmas yang ada di Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dalam meningkatkan pelayanan, terangnya, selain gedung yang representatif, juga dilengkapi peralatan dengan spek tinggi dan berstandar nasional, serta memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan.

“Peralatan ini dapat dibeli melalui anggaran masing-masing puskesmas, tapi untuk sementara masih bisa dipakai peralatan yang lama,” katanya.

Namun, ulas Hesfi Yanti, juga perlu peningkatan SDM baik segi kualitas maupun kuantitas. Untuk kualitas ia mendukung tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan pertemuan dalam meningkatkan kapasitasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Sedangkan segi kuantitas kita sudah ada penambahan SDM yang direkrut melalui seleksi CPNS. Setiap puskesmas juga dapat merekrut tenaga kontrak melalui dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), dengan jumlah empat orang per puskesmas,” terangnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB