Budaya

Balimau Dulu dan Kini Berbeda. Kenapa?

Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar menilai jika balimau saat ini dianggap jauh berbeda dengan tradisi yang dilakukan nenek moyang dahulu. Dulu di rumah, kini di obyek wisata.

“Balimau yang ada saat ini sudah berbeda dengan yang dilakukan pada zaman dahulu,” ujar Irdinansyah tadi.

Meski demikian, bupati tetap mengimbau agar masyarakat yang melaksanakan tradisi balimau guna mensucikan diri jelang memasuki Ramadhan. Jangan gegabah tapi tetap menjaga keselamatan.

“Memasuki Ramadhan, terkadang masyarakat cenderung mengabaikan keselamatan saat melaksanakan tradisi balimau,” pungkas Irdinansyah.

Menyikapi hal tersebut maka Irdinansyah meminta beberapa pihak seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta pihak kepolisian untuk bersiaga seandainya nanti terjadi hal-hal yang tudak diinginkan.

“Kepada BPBD diharapkan tetap bersiaga, ditakutkan nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”

Sementara itu Kapolres Tanah Datar, AKPB Bayuaji Yudha Prajas mengatakan untuk mengantisipasi beberapa kemungkinan yang terjadi saat tradisi balimau maka pihaknya akan menyiagakan personel untuk hal tersebut.

“Untuk pelaksanaan tradisi balimau nanti akan ada PAM khusus yang akan dibentuk,” kata pria dengan dua melati di pundaknya ini. (eym)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top