Balapan Liar Resahkan Warga Pasaman di Bulan Ramadan

Penulis -

Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuksikaping, Prokabar – Aksi balap liar (trek-trekan) sejumlah remaja di jalan masuk Rumah Sakit (RS) Pratama, Nagari Sitombol, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman mulai meresahkan warga.

Seyogyanya, bulan puasa Ramadan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berlomba-lomba berkegiatan yang baik. Namun, tidak demikian bagi sebagian pemuda di Pasaman ini.

Aksi mereka malah membuat warga sekitar resah. Tidak saja bagi warga, aksi balapan liar ini juga mengancam keselamatan jiwa para pengguna jalan di sekitaran lokasi tersebut.

Saban hari, setiap sore menjelang waktu berbuka (Magrib) puluhan remaja dengan sepeda motornya memadati jalan masuk ke rumah sakit yang baru saja diresmikan oleh Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.

Para remaja itu tampak memacu sepeda motornya sekencang mungkin untuk menjadi yang tercepat menyentuh garis finis. Tanpa mereka sadari, aksi mereka selain membahayakan diri sendiri juga berbahaya bagi orang lain.

Warga pun berharap, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman menindak tegas pelaku balap liar yang mulai meresahkan masyarakat.

“Kita berharap Polisi menindak tegas anak-anak muda yang hobi balapan liar ini,” ungkap warga setempat, Eva (40), Jumat malam.

Untuk memberikan efek jera, kata dia, mereka para pelaku aksi balapan liar itu diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sebab tindakan mereka sudah mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

“Kalau dapat sepeda motor mereka dikandangkan, SIM nya juga dicabut,” kata Ibu satu anak ini.

Menurutnya, selain meresahkan warga, aksi balap liar juga melanggar aturan hukum yang bisa mengkibatkan kecelakaan berisiko tinggi, baik pengendara aksi balap liar juga pemakai jalan lainnya.

“Untuk itu, kami warga berharap ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sehingga muda-mudi berhenti untuk tidak melakukan aksi balap liar yang beresiko tinggi ini,” ujarnya.

Warga lainnya, Umar mengakui lokasi tersebut memang selama ini kerap digunakan sebagai arena balap liar oleh sejumlah remaja. Terlebih saat bulan Ramadan ini, justru ajang balap liar dilakukan saat menjelang waktu berbuka puasa.

“Sejak jalan itu diaspal, fungsinya seketika berubah menjadi sirkuit trek-trekan balap liar. Padahal, itu jalan menuju RS Pratama, akses umum,” katanya.

Umar menambahkan, aksi balap liar para remaja itu sudah berulang kali dibubarkan oleh aparat kepolisian setempat. Namun tidak memberikan efek jera bagi para remaja tersebut.

“Sudah, sepengatahuan saya sudah sering. Tapi, yah tetap mereka melakukan lagi. Seperti tidak ada takutnya,” kata Umar.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB