Padang, Prokabar – Pasar Padang tidak hanya heboh di media sosial saja, tapi offline juga meriah. Minggu (18/11) pagi, ratusan warga mengunjungi destinasi digital yang berlokasi di museum Aditiawarwan ini.
Pasar Padang menyediakan berbagai spot selfie yang instagramable serta jajanan ala pasar yang unik. Ini menjadi daya tarik warga untuk mengunjungi pasar yang buka setiap Minggu pagi ini.
“Saya dan teman teman sengaja hadir ke sini, karena heboh di medsos, ternyata sangat asyik, saya berharap ini bisa menjadi ikon baru Kota Padang,” kata Riki, salah satu pengunjung.
“Kalau saya datang ke sini untuk hunting foto, total hadiahnya Rp. 50 Juta, mudah mudahan saya menang,” sebut Sari, pengunjung lain.
Pada launching itu juga hadir ketua Dekranasda Padang, Harneli Bahar. Istri Walikota Mahyeldi tersebut berkeliling mencicipi jajanan tradisional yanh dijual pedagang.
“Destinasi digital ini unik, jajan memakai koin, saya berharap pasar ini eksis dan bisa bekerjasama dengan Disperindag dan UMKM Kota Padang, sehingga UMKM juga bisa memasarkan produknya di sini,” jelas Harneli.
Pada launching ini juga dimeriahkan oleh penampilan komunitas baju kuruang basiba. Para ibu ibu dan model menampilkan pakaian tradisional Minangkabau, sekaligus menjadi objek foto yang menarik.
Pengunjung juga dihibur dengan penampilan tradisional dari SMA 6 Padang dan sanggar Siti Nurbaya.
“Minggu besok kita akan memberikan kejutan bagi pengunjung, setiap minggu akan selalu ada yang beda, jangan lupa datang, berfoto dan upload ke media sosial anda,” kata Koordinator Acara pasar Padang, Budi Saputra.
Pasar Padang adalah salah satu destinasi digital kreasi Genpi di Sumatera Barat. Pasar ini merupakan program Kementrian Pariwisata untuk menggaet pasar anak muda yang hidup di ranah media sosial. Konsep yang ditawarkan adalah datang, makan, berfoto dan upload ke media sosial. (rls)
















