Bahu Jalan Menuju Talago Gunuang Longsor

Penulis -

Senin, 16 Juli 2018 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Kondisi jalan menuju jorong Talago Gunuang di Kenagarian Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar sangat mengkhawatirkan.

Pasalnya, bahu jalan menuju objek wisata megalit Talago Gunuang ini mengalami longsor. Antara bahu jalan yang amblas dengan Badan jalan kini hanya tersisa beberapa sentimeter saja, membuat jurang sedalam 100 meter lebih menganga dan sangat membahayakan keselamatan pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Salah seorang warga mengungkapkan jika longsor terjadi akibat cuaca buruk yang melanda Kabupaten Tanah datar pada beberapa waktu yang lalu. Tingginya curah hujan mengakibatkan debit air tidak tertampung oleh riol yang ada. Alhasil, debit air yang besar turut membuat kondisi tanah menjadi labil, hingga terjadi longsor.

Kini warga sangat khawatir terhadap kondisi bahu jalan yang longsor dan belum jua diperbaiki. Kondisi ini sewaktu waktu dapat membuat pengguna jalan terjatuh kedalam jurang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami khawatir, warga atau pengendara bisa saja terjatuh kedalam jurang. Pasca longsor, beberapa orang pengendara motor juga terjatuh dilokasi ini karena mereka kaget saat longsor. Beruntung mereka tidak jatuh kedalam jurang,” ujar Ahdmad Dahlan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Warga sangat berharap dilakukannya perbaikan oleh dinas terkait. Jika dibiarkan berlarut larut dicemaskan kondisi longsor akan semakin meluas, dan secara otomatis jorong Talago Gunuang akan terisolasi dari pusat Nagari atau Kecamatan.

“Kabarnya, kondisi ini telah dilaporkan oleh Walinagari ke pihak terkait. Tapi sampai saat ini belum ada tanda tanda akan diperbaiki,” ucap petani getah karet ini.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB