Prokabar.com, Salimpauang– Izet, begitu dia menyebut namanya dalam video pemalakan yang viral di Kota Padang, Sumatera Barat.
Izet kini sudah tak bisa bernyanyi lagi di depan supir truk.
Kini, pelaku premanisme tersebut bakal masuk bui setelah Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil menangkapnya di Kabupaten Tanah Datar, Kamis (15/7/2021).
Dia yang sesumbar bagaknya itu ternyata juga punya rasa takut saat polisi mengrebek sebuah rumah di Jorong Nan Sambilan, Nagari Salimpauang, Kabupaten Tanah Datar.
Tersangka pemalak supir truk PT Semen Padang itu kemudian lari sampai sempoyongan saat diburu tim Polda Sumbar.
Baca Juga:
Izet Sempat Lari ke Sawah Saat di Kejar Polisi
Sosialisasikan Program Pemajuan Kebudayaan Desa, Ini Respon Masyarakat
Empat Hari Menghilang, Izet Ditangkap di Batusangkar
Dia lari menuju pesawahan, polisi terus mengejarnya hingga tertangkap di Supayang.
Kini, preman pemabuk itu sudah bersama tim Polda ke Padang. Kabid Humas Polda Sumbar Satake Bayu mengatakan Izet menempati sebuah rumah di Jorong Nan Sambilan, Salimpauang.
Di rumah itu sekitar pukul 06.00 WIB, polisi menggerebeknya hingga kejar-kejaran terjadi.
Satake menyebut pihaknya akan segera melengkapi administrasi penangkapan Izet dan penyerahan tersangka di Polresta Padang.
Baca Juga Milenialisme.com
Lima Inspirasi Outfit Casual Style Wanita
Van der Capellen, Nasib Pasar Unik selama Covid-19
“Tersangka sedang perjalanan ke Padang,” ungkap Satake Bayu.
Izet terekam kamera video saat memalak supir truk PT Semen Padang.
Video yang berdurasi 4 menit 37 detik itu kemudian viral di Facebook oleh Galiman sangir.
Dalam video tersebut, dia meminta uang untuk membeli minuman keras.
Tak lama setelah viral, pria dengan tato di bahunya itu masuk dalam Daftar Pencarian Orang dan kabur selama empat hari.
















