Badan Litbang Pertanian Sumbar Sambangi Petani Pasaman, Ini Agendanya

Penulis -

Senin, 20 Agustus 2018 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Badan Litbang Pertanian Sumatera Barat turun tangan menyambangi para petani. Menggandeng Pemerintah Kabupaten Pasaman, badan Litbang ini menyambangi para petani yang berada di lima kecamatan di Pasaman. Ini sebabnya.

Di zaman segala canggih dengan ilmu pengetahuan saat sekarang, tidak tertutup kemungkinan, khusus para petani masih banyak bercocok tanam dengan gaya lama. Padahal, menjadi petani di era modern ini, haruslah sigap dan tanggap. Jangan pakai juga kebiasaan lama dalam bercocok tani.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berbagai inovasi di dalam dunia pertanian telah banyak dihasilkan. Mulai dari merawat lahan sampai merawat jenis tanaman yang ditanam petani. Sampai-sampai jenis hama yang membandel pada jenis tumbuhan tertentu sudah ada obat penangkalnya.

“Untuk itulah kita mengadakan temu lapang panen perdana kaji terap PTT kedelai di kelompok Palito Tani, Jorong Tanjung Aro Selatan, Nagari Bahagia Padang Galugua, Kecamatan Padang Gelugur ini. Supaya inovasi yang kita dapati bisa diterapkan oleh pelaku langsung, yaitu para petani,” kata Rifda Roswita, penanggung jawab kegiatan, Senin (20/8).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakan Rifda, kaji terap merupakan salah satu metode penyuluh dalam upaya untuk meyakinkan petani dalam memilih inovasi teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan, kemampuan serta kondisi sosial ekonominya sendiri.

Lebih lanjut, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar yang diwakili Syahrial Abdullah mengatakan, kaji terap PTT dapat meningkatkan persepsi dan respon stakeholder terhadap inovasi teknologi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“manfaatnya pun banyak, mulai dari mengurangi resiko kegagalan usaha tani melalui pemilihan teknologi yang paling sesuai dengan usaha tani terpadu, meningkatkan keyakinan kontak tani, meningkatkan efisiensi usaha tani dan informasi pertanian, menyiapkan para petani menjadi demonstrator yang bersifat motivator dan atau pelatih bagi petani yang lain,” tutup Syahrial. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB