Pasaman, Prokabar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan debat pertama Pilkada Serentak 2024.
Sama diketahui, debat ini menjadi momen penting bagi pasangan calon untuk memaparkan visi dan misi mereka kepada masyarakat. Tidak luput pula, ada peluang untuk terjadinya pelanggaran ataupun hal semacamnya yang menjadi ranah Bawaslu.
Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita menjelaskan, dalam debat ini pentingnya keadilan dan netralitas selama acara tersebut.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua pasangan calon mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak ada calon yang diunggulkan atau didiskriminasi sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota” jelas Rini.
Bawaslu juga menerjunkan tim pengawas di lokasi debat untuk memantau jalannya acara secara langsung. “Kami ingin memastikan bahwa debat berlangsung sesuai dengan ketentuan yang ada dan tidak ada pelanggaran yang terjadi,” tambahnya.
Selain itu, Bawaslu mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan. “Kami berharap masyarakat dapat melaporkan segala bentuk pelanggaran yang mungkin terjadi selama debat, sehingga proses demokrasi ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Debat pertama ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi bagi pemilih untuk memahami lebih jauh tentang calon yang mereka dukung. Dengan pengawasan yang ketat, Bawaslu Kabupaten Pasaman bertekad untuk mendukung terlaksananya pemilihan yang adil, transparan, dan berkualitas. (Ola)
















