Daerah

Awas, Sumbar Masuk Gelombang Ketiga Penyebaran Covid 19


Kritikan juga disampaikan oleh Dr Andani kepada ASN yang abai dengan protokol kesehatan, termasuk di kantor – kantor pemerintah. 

Dibaca : 310

Padang, Prokabar – Sumatera Barat kini tengah menghadapi ancaman gelombang ketiga penyebaran covid 19. Sebelumnya, angka penyebaran tertinggi terjadi pada gelombang kedua, sedangkan gelombang pertama tidak terlalu signifikan.

Ancaman ini di depan mata. Menurut Staf Ahli Kemenkes Dr Andani Eka Putra, angka positivity rate Sumbar sudah 16 persen. Atau dari pemeriksaan 100 spesimen, 16 orang dinyatakan positif.

“Bagi Sumbar ini adalah ancaman, kita tidak tahu bagaimana jumlah positif di gelombang ketiga ini, apalagi saat ini masyarakat mulai tidak peduli dengan protokol kesehatan,” kata Dr Andani dalam diskusi Covid 19 melalui zoom meeting, Minggu (18/4) malam.

Kritikan juga disampaikan oleh Dr Andani kepada ASN yang abai dengan protokol kesehatan, termasuk di kantor – kantor pemerintah.

“Bupati dan walikota harus menekankan kepada ASN untuk tetap patuh pada prokes, dan diharapkan ini bisa ditularkan ke lingkungan mereka,” jelas Andani.

Selain itu, juga dibutuhkan kebijakan dari Pemprov dan pemerintah kabupaten dan kota, untuk mengkaji ulang sejumlah kebijakan, seperti belajar tatap muka dan pesantren ramadan.

“Harus dikoordinasikan segera, agar tidak menjadi pusat penyebaran baru di sekolah dan mesjid,” lanjutnya.

Sementara itu Dirut RSUP M. Djamil Padang, Dovi Djanas menyebut terjadi peningkatan angka positif dan angka kematian di RSUP.

“Bahkan angka positivity rate tenaga kesehatan di RSUP juga meningkat, ini memberikan tekanan bagi rumah sakit, apalagi jumlah pasien positif dengan kondisi rendang dan berat terus meningkat,” ungkap Dovi Djanas.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy. (laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top