Daerah

Awas, PLS Siswa Baru Tidak Boleh Ada Peloncoan

Padang Pariaman, Prokabar – Terkait PLS atau Pengenalan Lingkungan Sekolah terhadap siswa baru masuk dilarang mendapatkan perlakuan peloncoan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Rahmang kepada Prokabar.com, Kamis (5/6).

Menurutnya, pelajar yang baru saja lulus dan masuk pada tingkatan SD, SMP dan SMA tidak diperkenankan mendapatkan perlakuan tidak wajar saat adanya kegiatan PLS.

“PLS untuk menunjang kenyamanan siswa belajar di sekolah yang baru, agar mengikuti proses pembelajaran dengan baik kedepannya,” kata Rahmang.

Kegiatan tersebut lanjutnya, harus mendapat pengawasan ketat dari tenaga pengajar sekolah, sehingga terhindar perbuatan yang dapat buat trauma pada siswa baru. Materi yang dilaksanakan selama PLS harus mencerminkan kegiatan mendidik, sebaliknya harus terhindar dari kekerasan, pergaulan bebas dan paham-paham radikal.

“PLS dilaksanakan berdasarkan Permendikbud nomor 17 tahun 2017 tentang penerimaan murid baru. Dan Dinas melaksanakan pemantauan pada setiap kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan dari yang sudah dilakukan, masih aman-aman saja,” ungkapnya.

Kegiatan diatur oleh sekolah dan berlangsung selama 3 hari. Pada tanggal 9 Juli, siswa baru tersebut langsung mengikuti PBM (Pendidikan Belajar Mengajar). “Dan bila ada beredar informasi dan terbukti terjadi terjadi tindakan diluar kewajaran, Kepala Sekolah harus siap menerima sangsi tegas,” tutup Rahmang. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top