Pessel, Prokabar – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Batang Timbulun, Nagari Taratak, Kecamatan Sutra, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berencana awal Februari melakukan penen padi varietas Anak Daro seluas 10 hektare.
Ketua Gapoktan, Batang Timbulun, Buskamil mengatakan, Gapoktan Batang Timbulun di Kecamatan Sutera menjadi percontohan di kecamatan karena menerapkan program Desa Mandiri Benih (DMB) dengan tetap mengandalkan bibit varietas Anak Daro.
“Dilahan 10 hektare ini, alhamdulillah saat dipantau hasil Padi meningkat dari tahun sebelumnya, dan ini juga berkat dukungan dari pemerintah daerah dan penyuluh di Kecamatan kami,” ujarnya kepada Prokabar.com Kamis (24/1).
Ia menambahkan, untuk hasil produktifitas panen padi varietas Anak Daro ini, lanjutnya, diprediksi mencapai sebanyak 6 ton hingga 7 ton per hektarenya.
Hasil panen padi varietas Anak Daro ini, dijadikan untuk penangkar benih dan atau untuk cadangan benih.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peternakan dan Perkebunan (Dispertahorbun), Pessel, Nuzirwan mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.
“Kelompok tani ini (Gapoktan) adalah salah satu yang taat kepada program DMB yang ditujukan untuk meningkatkan produksi padi dan pendongkrak varietas lokal. Semoga ini dapat meningkatkan tarap hidup petani,” tutupnya.(min)
















