Audiens, Jangan Telan Mentah-mentah Sebuah Informasi, Ini Sebabnya

Penulis -

Kamis, 20 September 2018 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kecanggihan teknologi dalam dunia penyebaran informasi ternyata perlu penyaringan yang benar-benar cermat. Tidak saja itu, informasi di tengah masyarakat juga diharapkan jangan ditelan mentah-mentah oleh si pendengar atau audiens, ini sebabnya.

KBO Satreakrim Polres Pasaman, Zulfahmi menilai, konflik sosial saat ini sangat banyak bersumber dari informasi salah dan diterima mentah-mentah diterima oleh audiens. Masalah kecil, bisa jadi besar hingga terjadi perpecahbelahan antar umat, antar masyarakat bahkan antar keluarga hingga tokoh adat. Bahkan kalaulah terjadi konflik sosial, tidak tertutup kemungkinan terjadi kekerasan dan tumpah darah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jadinya, situasi tidak terkendali atas konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Ini perlu penanganan yang sitematis terencana dan pasti baik itu sebelum dan setelah konflik sosial terjadi,” kata Zulfahmi saat menjadi pemateri dalam sarasehan, dialog dan sosialisasi antisipasi konflik sosial yang digagas Kesbangpol Pasaman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut Kakan Kesbangpol Pasaman, Afridansyah dudampingi Budiman, Komisi Intelijen Daerah (Kominda) Sumbar menjelaskan, untuk penanganan dan pencegahan konflik sosial inilah acara tersebut digagas. Apalagi dalam waktu dekat, masyarakat Indonesia bakal melaksanakan Pemilu serentak.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kita ingin situasi selalu kondusif di tengah masyarakat. Bagaiamana kiatnya agar tidak terjadi konflik sosial, bagaimana peran ninik mamak dan tokoh masyarakat. Kunci utama itu adalah menegakan kembali bermusyawarah di tengah masyarakat. Mencari informasi sebuah masalah sosial seakurat mungkin, dan bersama-sama mencari benang merahnya,” tutup Afridansyah. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB