Asyik Memancing, Kapal Nelayan di Agam Tenggelam Dihantam Gelombang

Penulis -

Selasa, 19 November 2019 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubukbasung, Prokabar – Satu kapal nelayan Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang digunakan empat warga setempat untuk memancing tenggelam di perairan Pantai Tiku, Selasa, sekitar pukul 03.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Selasa, mengatakan akibat kejadian itu empat nelayan atas nama Amri (60), Pandi (45), Dimas (46) dan Iwan (45) semuanya warga Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara ikut tenggelam.

“Empat nelayan itu berhasil diselamatkan oleh nelayan lain dan sampai ke tepi pantai sekitar pukul 10.00 WIB,” katanya.

Ia mengatakan, kapal itu tenggelam akibat bocor dihantam gelombang, sehingga lambung kapal dipenuhi air.

Kapal dengan cepat tenggelam akibat angin cukup kencang melanda daerah itu.

Sementara empat nelayan berusaha untuk menyelamatkan diri menggunakan pelampung yang ada.

“Beberapa jam bertahan dengan pelampung, ada nelayan lain melewati daerah itu, sehingga mereka dibantu untuk ke tepi pantai,” katanya.

Lutfi mengimbau nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara memperhatikan kondisi kapal sebelum melaut.

Selain itu, segera berlindung ke pulau sekitar tempat lokasi tangkapan saat angin kencang.

“Segera berlindung ke pulau terdekat agar tidak menjadi korban tenggelam,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB